JAKARTA — Keterlibatan masyarakat dalam menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menunjukkan pergerakan yang sangat positif. Dilansir dari siaran pers Biro Pers, Media, dan Informasi (BPMI) Sekretariat Presiden pada Jumat (26/6/2026), puluhan ribu warga negara tercatat telah menyalurkan suaranya untuk menentukan identitas visual perayaan kemerdekaan tahun ini. Hingga Jumat, 26 Juni 2026 pukul 12.00 WIB, sebanyak 42.151 masyarakat telah berpartisipasi memberikan suara untuk memilih desain logo melalui laman https://logohutri.istanapresiden.go.id/ yang akan menjadi identitas visual peringatan kemerdekaan tahun ini., Pemilihan logo HUT ke-81 Kemerdekaan RI merupakan bagian dari upaya menghadirkan peringatan kemerdekaan yang semakin inklusif dan melibatkan partisipasi masyarakat secara luas].
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Negara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, menyampaikan apresiasi mendalam atas tingginya angka partisipasi tersebut. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi selaku Ketua Panitia Negara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui keterangan tertulisnya menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi publik dalam proses pemilihan tersebut. Hingga Jumat siang pukul 12.00 WIB, data pada laman resmi logohutri.istanapresiden.go.id merekam sebanyak 42.151 masyarakat telah ikut memilih.
“Partisipasi aktif yang telah menembus angka 42 ribu ini bukan sekadar kegiatan memilih sebuah goresan desain grafis. Ini merupakan simbol nyata dari kokohnya semangat kebangsaan, rasa memiliki yang tinggi, serta kontribusi bersama dalam merumuskan identitas visual yang membawa optimisme, representasi semangat, dan arah cita-cita masa depan bangsa,” terang Prasetyo Hadi melalui keterangan tertulisnya. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi melalui keterangan tertulisnya menyampaikan apresiasi, Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi wujud nyata semangat kebangsaan dan rasa memiliki terhadap perayaan kemerdekaan Indonesia., “Partisipasi sampai saat ini lebih dari 42 ribu masyarakat dalam pemilihan logo HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menunjukkan tingginya antusiasme dan rasa memiliki masyarakat terhadap peringatan hari kemerdekaan bangsa. Ini bukan sekadar memilih sebuah desain, tetapi turut menentukan identitas visual yang akan merepresentasikan semangat, optimisme, dan cita-cita Indonesia ke depan,”.
Gotong Royong Menentukan Simbol Inklusif Negara
Proses kurasi dan pemilihan logo kemerdekaan kali ini menyuguhkan lima opsi karya terbaik yang lahir dari kreativitas para putra-putri berakat tanah air. Melalui ruang demokrasi digital ini, publik diberikan mandat penuh untuk menyortir lambang yang dinilai paling selaras dengan fondasi persatuan serta laju pembangunan nasional.
Mensesneg menilai fenomena ini sebagai wujud implementasi nilai gotong royong di era modern. Pemerintah menaruh rasa hormat atas kepedulian seluruh elemen warga karena momentum hari kemerdekaan pada hakikatnya merupakan pesta perayaan milik seluruh rakyat dari sabang sampai merauke.
Ajakan Terus Memilih Jelang Penutupan
Menutup pernyataannya, Ketua Panitia Negara mengimbau kepada masyarakat luas yang belum menyalurkan suaranya agar segera mengakses kanal resmi kepresidenan sebelum batas waktu pemilihan berakhir. Lebih lanjut, Mensesneg mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi hingga proses pemilihan berakhir agar logo yang terpilih benar-benar menjadi simbol yang lahir dari aspirasi bersama seluruh rakyat Indonesia., “Kami mengajak masyarakat untuk terus berpartisipasi secara aktif hingga proses pemilihan selesai. Langkah ini krusial dilakukan agar logo resmi yang nantinya dipublikasikan ke hadapan publik benar-benar murni lahir dari kristalisasi aspirasi bersama.
Simbol tersebut kelak diharapkan mampu menyatukan gelombang energi positif seluruh anak bangsa dalam menyongsong Indonesia yang tangguh, sejahtera, mandiri, serta berdaya saing global. (*)


