TRENGGALEK, SAMUDERAKEPRI — Personel Polres Trenggalek bersama tim gabungan berhasil mengevakuasi empat pelajar SMPN 4 Trenggalek yang sempat terjebak di kawasan hutan Gunung Orak-arik, Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek. Para siswa tersebut terperangkap di tengah peristiwa kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi pada Sabtu (8/8/2026).
Proses evakuasi dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan warga terkait keberadaan para pendaki yang tidak bisa turun. Kondisi dipicu oleh putusnya tali jalur pendakian yang biasa digunakan sebagai akses naik maupun turun gunung, di saat asap tebal dan kobaran api masih membakar area sekitar.
Medan Curam dan Ancaman Api
Kasihumas Polres Trenggalek AKP Katik, mewakili Kapolres Trenggalek AKBP Rizky Tri Putra Erryka Adi Wijaya, menjelaskan bahwa operasi penyelamatan menghadapi tantangan berat akibat medan yang terjal serta perambatan titik api yang masih aktif di kawasan hutan.
“Setelah menerima informasi dari warga, kita langsung berkoordinasi dengan semua stakeholder dan lanjut bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi adik-adik kita yang terjebak saat pendakian,” ujar AKP Katik, Senin (10/8/2026).
Baca Juga :
- Empat Pelajar Terjebak Kebakaran Gunung Orak-Arik Dievakuasi
- Dorong Efisiensi, Presiden Prabowo Minta Pertamina dan PLN Pangkas Lapisan Birokrasi dan Anak Usaha
- Membludak! 336 Ribu Warga Rebutan Tiket Upacara Istana, Pemerintah Buka Blok Baru
- Pekan Olahraga Beijing ke-17 Resmi Dibuka, Diikuti 35 Ribu Peserta
- Diiming-imingi Upah Puluhan Juta, Tiga Peracik Vape Etomidate di Kos-kosan Diciduk Bareskrim Polri
Tim gabungan menggunakan peralatan tali khusus untuk menjangkau serta menurunkan keempat korban secara perlahan. Setelah berhasil dijangkau, para pelajar langsung dibawa ke tempat aman guna menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum diantarkan kembali ke rumah keluarga masing-masing.
Api Berhasil Dikendalikan
Upaya pemadaman dan pelokalisiran di Gunung Orak-arik terus berlangsung hingga Sabtu sore pukul 17.30 WIB sampai kobaran api berhasil dikendalikan secara menyeluruh oleh petugas gabungan.
Menanggapi kejadian ini, kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dengan tidak membakar sampah sembarangan. Warga yang melihat potensi atau titik kebakaran hutan diminta segera melapor melalui layanan darurat bebas pulsa Call Center 110. (*)
