KUNDUR, SAMUDERAKEPRI — Puluhan kepala keluarga di lingkungan RT 002 RW 002 Kelurahan Tanjungbatu Kota, Kecamatan Kundur, Kabupaten Karimun menggelar musyawarah darurat menyikapi dampak keberadaan tower telekomunikasi milik PT Tower Bersama Group (TBG). Warga mengancam akan merobohkan dan menghentikan operasional tower setinggi 42 meter tersebut jika tuntutan ganti rugi kerusakan alat elektronik tidak dipenuhi.
Pertemuan yang berlangsung di kediaman Ketua RT 002, MM, pada Senin (10/8/2026) pukul 10.00 WIB itu dipimpin langsung oleh Lurah Tanjungbatu Kota, Agus. Musyawarah turut dihadiri Ketua RW 002 berinisial SF, dua personel Polsek Kundur, serta perwakilan manajemen PT Tower Bersama Group berinisial PRS.
Elektronik Rusak dan Ancaman Robohkan Tower
Rapat mediasi berlangsung alot lantaran warga mengeluhkan maraknya kerusakan barang elektronik milik warga sekitar, seperti televisi, kulkas, mesin cuci, hingga kipas angin, yang diduga kuat akibat sambaran petir pada struktur tower. Meskipun pihak perusahaan mengklaim struktur tower telah dilengkapi sistem penangkal petir, warga tetap menuntut ganti rugi atas kerugian materiil yang dialami.
Masyarakat menegaskan bahwa pihak perusahaan diberi batas waktu selama 10 hari ke depan untuk menyelesaikan kompensasi ganti rugi. Apabila tenggat waktu tersebut diabaikan, warga sepakat melarang tower beroperasi dan menuntut pembongkaran fasilitas tersebut.
Kelurahan Jadi Penengah Penyusunan Proposal
Guna menyikapi tensi musyawarah yang memanas, Lurah Tanjungbatu Kota disepakati untuk bertindak sebagai pihak penengah antara warga dan manajemen perusahaan. Pihak perusahaan akhirnya menyetujui mekanisme pengajuan ganti rugi melalui penyusunan proposal perincian total kerugian warga.
Sebagai langkah awal administrasi, perwakilan perusahaan telah memegang kuitansi persetujuan awal yang ditandatangani oleh Ketua RT dan RW setempat. Seluruh berkas proposal kerugian selanjutnya akan difasilitasi oleh pihak Kelurahan Tanjungbatu Kota untuk diteruskan secara resmi kepada manajemen PT Tower Bersama Group. (Hendrik)

Tinggalkan Balasan