Hong Kong (SAMUDERAKEPRI) – Kota megapolitan Hong Kong bersiap menggelar ajang bergengsi Hong Kong International Dragon Boat Races akhir pekan ini (27-28 Juni 2026) di sepanjang kawasan perairan Victoria Harbour, Tsim Sha Tsui. Melansir laporan dari rilis resmi Information Services Department Pemerintah SAR Hong Kong, perhelatan akbar tahun ini menandai perayaan emas setengah abad (50 tahun) kompetisi perahu naga internasional di kota tersebut.
Momentum bersejarah ini bertepatan dengan hari ulang tahun ke-35 Asosiasi Perahu Naga China Hong Kong dan Federasi Perahu Naga Internasional (IDBF). Menambah kemeriahan, IDBF secara resmi mengumumkan pemindahan kembali kantor pusat global mereka ke Hong Kong dan telah merampungkan proses inkorporasi hukum badan usaha pada 29 April 2026 lalu.
Guna menyambut antusiasme yang masif, Dewan Pengembangan Pariwisata Hong Kong (HKTB) memperpanjang durasi festival tahunan ini menjadi 13 hari penuh, terhitung mulai 19 Juni hingga 1 Juli 2026. Penutupan festival ini sekaligus dirangkaikan dengan perayaan Hari Jadi ke-29 Berdirinya Wilayah Administrasi Khusus Hong Kong (HKSAR).
Chairman HKTB, Dr. Peter Lam, menjelaskan bahwa festival utama dalam rangkaian “Hong Kong Summer Fun” tahun ini menampilkan formasi balapan yang jauh lebih kompetitif serta program hiburan yang lebih semarak. Tercatat lebih dari 220 tim tangguh yang berasal dari 16 negara dan wilayah akan bertarung memperebutkan takhta juara, termasuk dalam dua kategori khusus baru: 50th Anniversary Fishermen Invitational Cup dan 50th Anniversary Championship.
“Festival ini tidak hanya berjalan lebih lama, tetapi juga menjadi panggung pembuktian posisi Hong Kong sebagai Ibu Kota Acara (Events Capital) di Asia,” ujar Dr. Peter Lam.
Sepanjang koridor Avenue of Stars, para turis domestik maupun mancanegara dapat menikmati aneka instalasi tematik ikonik, termasuk replika perahu naga kayu tradisional sepanjang 22 meter, kolaborasi pop-kultur film Minions & Monsters, konser musik, hingga eksibisi warisan budaya takbenda seperti bela diri Wing Chun, sulap tradisional diabolo, serta pertunjukan petikan alat musik klasik ruan dan guzheng. (*)












