SAMUDERAKEPRI, SURABAYA — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur kembali menyerahkan dua jenazah korban insiden KM Mutiara Sentosa II kepada keluarga masing-masing, Selasa (4/8/2026) sore. Kedua jenazah yang diidentifikasi berasal dari Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kombes dr. Bayu Dharma Shanti, di Posko DVI RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso, Surabaya.
- Ringankan Beban Orang Tua, 52.835 Siswa Baru di Batam Terima Seragam Gratis Program Amsakar-Li Claudia
- Libatkan Puluhan Ribu Gamers, Polri Gelar E-Sports Kapolri Cup 2026 untuk Jaring Talenta Digital Muda
- Hadiri Hari Anak Nasional 2026, Wali Kota Batam Amsakar Soroti Isu Kekerasan dan Bullying
- Mabes Polri Pastikan Pemeriksaan Kapolresta dan Kasat Narkoba Banda Aceh Berjalan Profesional
- Cegah Stunting Sejak Dini, Pemko Batam dan TP-PKK Maksimalkan Peran Posyandu
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, dalam keterangannya di Mapolda Jatim, Rabu (5/8/2026), mengonfirmasi identitas kedua almarhum. Korban pria teridentifikasi sebagai Rino Eka Putra (48), warga Jorong Tangah Koto, Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara korban perempuan bernama Siti Fatimah (57), warga Jalan Sultan Abdullah II, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Guna pemulangan ke daerah asal, ambulans RS Bhayangkara Surabaya mengantar kedua jenazah menuju Bandara Internasional Juanda. Jenazah almarhum Rino Eka Putra diberangkatkan menuju Padang pada pukul 18.00 WIB, sedangkan jenazah almarhumah Siti Fatimah diterbangkan ke Makassar pada pukul 21.00 WIB. Kombes Abast menyampaikan belasungkawa mendalam dari keluarga besar Polda Jatim kepada keluarga para korban yang ditinggalkan.
Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim telah memulangkan total empat jenazah korban KM Mutiara Sentosa II yang berhasil teridentifikasi dari lima korban tewas yang dievaluasi. Pihak kepolisian masih menyiagakan satu jenazah teridentifikasi lainnya yang berasal dari Kalimantan Tengah sembari menunggu kedatangan pihak keluarga. (*)
