SAMUDERAKEPRI, SURABAYA — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur kembali menyerahkan dua jenazah korban insiden KM Mutiara Sentosa II kepada keluarga masing-masing, Selasa (4/8/2026) sore. Kedua jenazah yang diidentifikasi berasal dari Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kombes dr. Bayu Dharma Shanti, di Posko DVI RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso, Surabaya.
- Libatkan TNI-Polri, Samsat Tanjungpinang Gencarkan Penertiban Pajak Kendaraan dan SWDKLLJ
- Pemko Batam Terbitkan SE Hari Jadi ke-24 Kepri: Wajib Baju Melayu 21-26 September hingga Upacara di Engku Putri
- BSTC Tanjungpinang Buka Diklat Pelaut Angkatan 48, Hadirkan Fasilitas Praktik Lengkap dan Berstandar
- Tokoh Adat Jemaja Timur Angkat Suara, Ketua LAM Syahlan Jaya Minta Semua Pihak Dukung Niaga Buah Kepayang
- Panen Melimpah Hasil Hutan Jemaja, Petani Keluhkan Prosedur Penjualan Buah Kepayang Keluar Daerah
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, dalam keterangannya di Mapolda Jatim, Rabu (5/8/2026), mengonfirmasi identitas kedua almarhum. Korban pria teridentifikasi sebagai Rino Eka Putra (48), warga Jorong Tangah Koto, Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara korban perempuan bernama Siti Fatimah (57), warga Jalan Sultan Abdullah II, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Guna pemulangan ke daerah asal, ambulans RS Bhayangkara Surabaya mengantar kedua jenazah menuju Bandara Internasional Juanda. Jenazah almarhum Rino Eka Putra diberangkatkan menuju Padang pada pukul 18.00 WIB, sedangkan jenazah almarhumah Siti Fatimah diterbangkan ke Makassar pada pukul 21.00 WIB. Kombes Abast menyampaikan belasungkawa mendalam dari keluarga besar Polda Jatim kepada keluarga para korban yang ditinggalkan.
Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim telah memulangkan total empat jenazah korban KM Mutiara Sentosa II yang berhasil teridentifikasi dari lima korban tewas yang dievaluasi. Pihak kepolisian masih menyiagakan satu jenazah teridentifikasi lainnya yang berasal dari Kalimantan Tengah sembari menunggu kedatangan pihak keluarga. (*)


