SAMUDERAKEPRI, SURABAYA — Tim Disaster Victim Identification (DVI) Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Jawa Timur kembali menyerahkan dua jenazah korban insiden KM Mutiara Sentosa II kepada keluarga masing-masing, Selasa (4/8/2026) sore. Kedua jenazah yang diidentifikasi berasal dari Sumatera Barat dan Sulawesi Selatan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Kombes dr. Bayu Dharma Shanti, di Posko DVI RS Bhayangkara H.S. Samsoeri Mertojoso, Surabaya.
- Total 4 Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Teridentifikasi Resmi Diserahkan DVI Polda Jatim
- Bareskrim Polri Limpahkan Bandar Narkoba Jaringan Internasional ‘The Doctor’ ke Kejaksaan
- Gandeng ICRC dan PMI, Korbrimob Polri Gelar Pelatihan MOTD Kedaruratan
- Lantik 311 Pejabat Pemko Batam, Amsakar Achmad Tekankan Integritas dan Larang Pungli
- Panglima TNI Kunjungi Kepri, Wali Kota Amsakar Achmad Sambut Kedatangan di Batam
Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol. Jules Abraham Abast, dalam keterangannya di Mapolda Jatim, Rabu (5/8/2026), mengonfirmasi identitas kedua almarhum. Korban pria teridentifikasi sebagai Rino Eka Putra (48), warga Jorong Tangah Koto, Sungai Pua, Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Sementara korban perempuan bernama Siti Fatimah (57), warga Jalan Sultan Abdullah II, Kecamatan Tallo, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Guna pemulangan ke daerah asal, ambulans RS Bhayangkara Surabaya mengantar kedua jenazah menuju Bandara Internasional Juanda. Jenazah almarhum Rino Eka Putra diberangkatkan menuju Padang pada pukul 18.00 WIB, sedangkan jenazah almarhumah Siti Fatimah diterbangkan ke Makassar pada pukul 21.00 WIB. Kombes Abast menyampaikan belasungkawa mendalam dari keluarga besar Polda Jatim kepada keluarga para korban yang ditinggalkan.
Dengan penyerahan ini, Tim DVI Polda Jatim telah memulangkan total empat jenazah korban KM Mutiara Sentosa II yang berhasil teridentifikasi dari lima korban tewas yang dievaluasi. Pihak kepolisian masih menyiagakan satu jenazah teridentifikasi lainnya yang berasal dari Kalimantan Tengah sembari menunggu kedatangan pihak keluarga. (*)
