BATAM, SAMUDERAKEPRI — Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Aman, S.Pd., M.M., menyerap berbagai aspirasi masyarakat dalam agenda Reses Masa Sidang III Tahun 2026 yang berlangsung di Perumahan Bunga Raya, Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota, Kota Batam, Jumat (7/8/2026).
Kegiatan penyerahan aspirasi dapil Kepri 4 (Batam Kota, Bengkong, Batu Ampar, dan Lubuk Baja) tersebut dihadiri oleh Ketua RW 027 Indra Permana, Ketua RT 01 Abdul Halim, jajaran pengurus RT 02–04, tokoh agama Ustaz Mustava, serta sekitar 100 warga setempat.
Dalam pertemuan itu, warga mengusulkan perbaikan infrastruktur jalan perumahan, kemudahan sistem penerimaan murid baru (PPDB), peningkatan fasilitas Balai Latihan Kerja (BLK), penyediaan ruang pamer bagi pelaku seni/kerajinan lokal, hingga jaminan layanan kesehatan.
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini menegaskan komitmennya untuk mengadvokasi seluruh kebutuhan dasar warga, terutama keterjangkauan akses pendidikan dan kepesertaan BPJS Kesehatan gratis bagi masyarakat tidak mampu.
“Sektor pendidikan dan kesehatan adalah kebutuhan dasar. Jangan sampai ada anak-anak kita yang terbentur tidak bisa sekolah atau warga yang kesulitan berobat. Jika ada masalah, silakan lapor kepada kami untuk diadvokasi,” tegas Aman.
Dorong Pendidikan Vokasi dan Pelatihan Kerja Industri
Aman mengungkapkan bahwa saat ini sekitar 60 persen orang tua di Batam lebih mengarahkan anaknya masuk ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) karena ketersediaan lapangan kerja di sektor industri yang membutuhkan tenaga kerja siap pakai.
Guna menekan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kepri yang berada di kisaran 6,87 persen per Februari 2026, Aman mendesak pemerintah daerah untuk menggalakkan pelatihan dan sertifikasi kompetensi terpadu—seperti kualifikasi welder, fitter, dan scaffolder—bagi lulusan SMA/SMK lokal.
“Kota Batam adalah destinasi utama pencari kerja dari berbagai daerah. Tingkat kompetisinya sangat tinggi. Anak-anak kita harus dibekali kompetensi dan sertifikasi spesifik agar memiliki daya saing tinggi saat direkrut perusahaan,” ujarnya.
Kegiatan reses diakhiri dengan penyerahan bantuan sarana olahraga berupa bola voli kepada pemuda perumahan serta cenderamata untuk perwakilan kelompok perempuan. Seluruh masukan warga selanjutnya dihimpun sebagai Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD Kepri untuk diusulkan dalam penganggaran daerah. (*)
(Tim Redaksi)


