Senin, Mei 18, 2026
More

    Presiden Prabowo Resmikan Ribuan Koperasi Merah Putih, Batam Targetkan Hadir di 64 Kelurahan

    Pilihan Editor

    BATAM, SAMUDERAKEPRI — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi meluncurkan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara serentak di seluruh Indonesia. Peresmian bersejarah ini diikuti secara daring oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, dari Gerai Koperasi Kelurahan Merah Putih Batu Besar, Nongsa, Sabtu (16/5/2026).

    Program KDKMP merupakan pengejawantahan dari Asta Cita keenam Presiden Prabowo yang menitikberatkan pada penguatan ekonomi kerakyatan melalui pemberdayaan ekonomi lokal.

    Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyebut momentum ini sebagai tonggak sejarah baru dalam dunia koperasi, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di tingkat global.

    “Peristiwa hari ini adalah tonggak bersejarah. Saya kira belum pernah ada peresmian operasional lebih dari seribu koperasi secara bersamaan. Kita memulai dari konsep hingga terwujud dalam waktu kurang dari satu tahun,” ujar Presiden Prabowo.

    Presiden menambahkan, selain 1.061 unit yang diresmikan hari ini, terdapat lebih dari 9.000 koperasi lainnya yang secara fisik telah siap dan tinggal menunggu proses operasionalisasi.

    Batam Siap Akselerasi Ekonomi dari Bawah

    Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menyatakan dukungan penuh Pemko Batam terhadap percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih. Baginya, program ini selaras dengan visi Batam dalam memperkuat sektor UMKM dan menciptakan peluang usaha baru di tingkat akar rumput.

    “Semangat utamanya adalah kesejahteraan. Ketika ekonomi bergerak dari tingkat bawah, maka kemandirian ekonomi masyarakat akan lebih cepat terwujud,” kata Amsakar.

    Progres 64 Titik di Kota Batam

    Pembangunan KDKMP di Kota Batam dilakukan secara masif di 64 kelurahan. Dandim 0316/Batam, Kolonel Arh Yan Eka Putra, melaporkan bahwa progres fisik di lapangan terus menunjukkan tren positif.

    Saat ini, 5 titik telah rampung dibangun, 37 titik dalam tahap konstruksi fisik, sementara 22 titik lainnya sedang dalam proses penyelesaian administrasi dan lahan.

    “Kami optimistis target penyelesaian dapat tercapai. Memang ada tantangan terkait lahan, namun pembangunan terus berjalan sesuai rencana demi memastikan pusat pertumbuhan ekonomi baru ini hadir di setiap kelurahan,” tegas Kolonel Arh Yan Eka Putra.

    Kehadiran Koperasi Merah Putih diharapkan tidak hanya menjadi lembaga keuangan mikro, tetapi juga menjadi jangkar ketahanan ekonomi masyarakat Batam di tengah dinamika ekonomi global. (***)

    Artikel lainnya

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

    - Advertisement -spot_img

    Artikel terbaru