Anambas, SamuderaKepri – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Anambas, Anton Haseno, menegaskan komitmen partainya untuk terus mengedepankan politik gagasan dan kerja nyata di tengah masyarakat, menyusul pemberitaan terbaru Majalah Tempo yang menyoroti Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.
Dalam pernyataannya, Anton Haseno menyampaikan bahwa kebebasan pers adalah pilar penting demokrasi, namun harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. “Kami menghargai peran pers sebagai pengawal demokrasi. Tetapi, kebebasan itu harus diiringi dengan penyajian informasi yang akurat, berimbang, dan tidak tendensius,” ujarnya. Rabu, (15/4/2026).
Anton menilai pemberitaan yang lebih didominasi opini spekulatif ketimbang fakta objektif berpotensi merugikan marwah organisasi dan kader di daerah. “Integritas kepemimpinan Bapak Surya Paloh tidak bisa diukur dengan opini yang tidak terverifikasi. Beliau telah mendedikasikan hidupnya untuk politik santun dan pembangunan bangsa. Narasi yang menyudutkan tanpa dasar fakta jelas mencederai semangat restorasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Anton menekankan bahwa Partai Nasdem di Anambas tetap terbuka terhadap kritik yang membangun, tetapi menolak segala bentuk pembunuhan karakter. “Kritik adalah vitamin demokrasi, tetapi jika berubah menjadi character assassination, itu justru merusak iklim demokrasi,” katanya.
Ia juga mengimbau seluruh kader dan simpatisan Nasdem di Anambas untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh pemberitaan yang dianggap sepihak. “Jawaban terbaik atas narasi negatif adalah kerja nyata. Mari kita terus hadir di tengah masyarakat dengan pelayanan yang tulus. Kebenaran tidak akan goyah hanya karena opini, dan integritas tidak akan luntur oleh pemberitaan yang tidak berimbang,” tutup Anton Haseno.(Red)




