KM. Timbul Barokah 2 Terbakar di Laut, 11 ABK Selamat

Pilihan Editor

- Advertisement -
🎧 Gelar Fakta Audio

Anambas, SamuderaKepri – Kepulauan Riau kembali diguncang kabar kecelakaan laut. Kapal nelayan KM. Timbul Barokah 2 dilaporkan mengalami kebakaran hebat pada Selasa, 14 April 2026, sekitar pukul 17.00 WIB di koordinat 05° 46.936′ N – 107° 29.840′ E, berjarak lebih kurang 81,5 mil dari Pulau Laut dengan haluan 140° dari Posal.

Identitas Kapal

  • Nama Kapal: KM. Timbul Barokah 2
  • Nakhoda: Abdul Malik
  • Jumlah ABK: 11 orang (termasuk Nakhoda)
  • Tonase: 66 GT
  • Muatan: Cumi
  • Warna Kapal: Merah-Biru

Kronologi Kejadian

Menurut laporan, kebakaran bermula saat koki kapal sedang memasak menggunakan kompor minyak di dapur. Kondisi laut yang bergelombang menyebabkan kompor terjatuh, minyak tumpah, dan api cepat menjalar ke seluruh badan kapal.

Upaya pemadaman oleh ABK dan Nakhoda tidak berhasil karena kobaran api semakin membesar. Sekitar pukul 17.15 WIB, Nakhoda Abdul Malik memerintahkan seluruh ABK untuk melompat ke laut demi menyelamatkan diri.

Beruntung, kapal nelayan di sekitar lokasi, termasuk KM. Cahaya Abadi, segera melakukan evakuasi. Pada pukul 20.15 WIB, Nakhoda KM. Cahaya Abadi, Mujianto, melaporkan bahwa seluruh ABK KM. Timbul Barokah 2 berjumlah 11 orang ditemukan dalam keadaan selamat.

Kebakaran ini diduga kuat akibat kompor minyak yang terjatuh saat kondisi laut bergelombang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, seluruh ABK berhasil diselamatkan berkat respons cepat kapal nelayan sekitar.

Redaksi SamuderaKepri.co.id menegaskan bahwa informasi ini bersumber dari laporan resmi di lapangan. Tim akan terus memantau perkembangan lebih lanjut terkait penanganan pasca-kejadian. (*)

- Catatan Redaksi -Penerbitan laporan informasi ini tunduk pada koridor hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Media Samudera Kepri menjamin dan melayani Hak Jawab serta Hak Koreksi secara proporsional bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh materi pemberitaan ini demi menegakkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru