SAMUDERAKEPRI, BATAM — Wali Kota Batam Amsakar Achmad melantik sekaligus mengambil sumpah jabatan terhadap 311 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Batam yang berlangsung di Kantor Wali Kota Batam, Rabu (5/8/2026). Pengukuhan masif ini mencakup jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, Pengawas, Pejabat Fungsional, hingga Kepala Sekolah.

Sejumlah posisi strategis kini resmi diisi oleh nama-nama baru, di antaranya Demi Hasfinul Nasution sebagai Inspektur Daerah Kota Batam, Novi Harmadyastuti selaku Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Amuri sebagai Camat Nongsa, Rahmat Kurniawan menjabat Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda, Sularno selaku Sekretaris Dinas Pendidikan, Wan Taufik sebagai Sekretaris Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air, Yuniarti selaku Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Eva Marhaini sebagai Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Moh Zani selaku Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, serta Ghufron sebagai Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga.

Prosesi pelantikan tersebut dihadiri oleh Wakil Ketua I DPRD Kota Batam Aweng Kurniawan, Wakil Ketua II DPRD Kota Batam Muhammad Yunus Muda, Sekretaris Daerah Kota Batam Firmansyah, para Asisten, Kepala OPD, serta jajaran pejabat Pemko Batam. Dalam amanatnya, Amsakar menegaskan bahwa pergeseran maupun promosi jabatan merupakan dinamika lumrah guna mengukuhkan tata kelola birokrasi. Bersama Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra, ia berkomitmen membentuk aparatur yang cepat, responsif, dan profesional.

Untuk menjamin mutu pelayanan publik, Pemko Batam menerapkan mekanisme evaluasi kinerja berkala setiap tiga bulan dan evaluasi komprehensif saban enam bulan. Amsakar mewanti-wanti agar seluruh ASN bekerja secara loyal dan tidak berada di kedai kopi pada jam kerja, sebab sanksi disiplin tegas akan diberlakukan bagi pelanggar. Secara khusus, ia menginstruksikan para Kepala Sekolah agar mengelola instansi pendidikan secara transparan, akuntabel, dan terbebas dari pungutan liar (pungli). Langkah ini vital guna memperkuat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Batam yang telah mencapai 83,8, ditopang oleh program prioritas berupa seragam sekolah gratis untuk siswa baru SD/SMP serta alokasi beasiswa pendidikan. (*)