Sukabumi (SAMUDERAKEPRI) – Kreativitas luar biasa para siswa SDN Tegallega, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, yang berlatih drumben dengan menggunakan peralatan sederhana dari barang-barang bekas mendapat perhatian dan apresiasi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Dilansir dari rilis resmi BPMI Setpres, sebagai bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap bakat anak bangsa, Kepala Negara mengirimkan bantuan berupa satu paket lengkap alat drumben baru ke sekolah tersebut pada Rabu, 24 Juni 2026.
Kepala Sekolah SDN Tegallega, Usep Suwardi, menceritakan bahwa kegiatan drumben anak didiknya bermula dari ide spontan untuk memeriahkan momentum acara kenaikan kelas. Keterbatasan fasilitas tidak menyurutkan semangat mereka; para siswa memanfaatkan kaleng hingga wadah plastik bekas untuk dirakit menjadi instrumen musik. Aksi teatrikal dan musikalitas baris-berbaris yang unik tersebut kemudian viral di berbagai platform media sosial hingga mengetuk hati Presiden.
“Pada awalnya di dalam acara kenaikan kelas kita iseng-iseng lah. Awalnya iseng-iseng kita mengadakan marching band dari bahan-bahan bekas. Terima kasih untuk Bapak Presiden maupun unsur instansi terkait, di mana sekolah kami memang sangat membutuhkan sarana prasarana demi kelancaran dan suksesnya program pendidikan,” ungkap Usep Suwardi saat menerima unit bantuan tersebut.
Pihak sekolah menegaskan akan merawat dan menjaga seluruh instrumen baru ini dengan maksimal agar mampu memberikan manfaat edukasi jangka panjang bagi regenerasi bakat murid-murid di sana. Rasa haru dan sukacita juga terpancar dari para siswa, salah satunya Mita, siswi kelas 4 yang menjadi personel tim drumben. Ia menyampaikan rasa terima kasih mendalam dan mendoakan kesehatan bagi Presiden Prabowo Subianto.
Respons cepat dari Istana Negara ini menjadi bukti autentik bahwa kreativitas serta daya juang anak-anak Indonesia di tengah keterbatasan tetap mendapat ruang perhatian prioritas oleh negara. Langkah ini sekaligus mempertegas komitmen pemerintah dalam mengawal peta jalan pendidikan nasional yang tidak hanya bertumpu pada aspek akademik, melainkan juga mendukung penumbuhkembangan karakter, minat, dan kreativitas seni generasi muda Nusantara. (*)


