JAKARTA, SAMUDERAKEPRI — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah dalam memastikan kehadiran negara untuk seluruh lapisan masyarakat melalui penguatan program kesehatan, perlindungan sosial, hingga penyediaan hunian layak.
Hal tersebut ditegaskan Presiden Prabowo saat menyampaikan pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI di Gedung Nusantara MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Jumat (14/8/2026).
Capaian Kesehatan dan JKN Gratis
Dalam pemaparannya, Presiden mengungkapkan bahwa Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) telah menjangkau hingga 108 juta orang. Program ini diselenggarakan melalui jaringan 10.255 Puskesmas yang tersebar di 38 provinsi.
Selain itu, pemerintah juga telah meresmikan dan mengoperasikan 20 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru, dari target pembangunan serta peningkatan 66 RSUD di kawasan tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Hari ini 20 rumah sakit umum daerah baru telah kita bangun sudah operasional. Negara juga telah menanggung penuh iuran jaminan kesehatan nasional bagi 96,8 juta warga Indonesia yang tidak mampu,” ujar Presiden Prabowo.
Digitalisasi Bansos dan Program Perumahan
Di sektor perlindungan sosial, pemerintah mengakselerasi digitalisasi pendaftaran Program Keluarga Harapan (PKH) yang kini mencakup 153 kabupaten/kota di 38 provinsi dengan lebih dari tiga juta keluarga terdaftar. Sistem digital ini berhasil memangkas biaya administrasi warga dan mempercepat proses verifikasi kelayakan dari ratusan hari menjadi hitungan jam.
Sementara pada sektor perumahan, pemerintah terus menyalurkan bantuan stimulan perumahan swadaya serta memfasilitasi penyerahan program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bagi hampir 100 ribu unit rumah hingga 30 Juni 2026.
“Republik ini tidak didirikan agar negara sekadar ada, republik ini didirikan agar rakyat tidak akan pernah merasa sendiri, agar rakyat merasa pemerintah ada di sampingnya,” tegas Presiden Prabowo menutup pidatonya. (*)


