TANJUNGPINANG — Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait langkah Komisi 4 DPRD Kepri yang membuka posko pengaduan atas pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA/SMK tahun ajaran 2026. Pihak regulator juga mengumumkan akan membuka pendaftaran tahap kedua bagi calon siswa yang belum mendapatkan kuota sekolah.
Tanggapan tersebut disampaikan oleh tim penanggung jawab SPMB Disdik Kepri merespons surat konfirmasi pers yang dilayangkan oleh redaksi SamuderaKepri.co.id.
Apresiasi Pengawasan Dewan dan Pastikan Pengawalan Ketat
Mengenai dibukanya posko aduan oleh legislatif akibat gelombang protes orang tua murid, Disdik Kepri menilai langkah tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol lembaga kedewanan yang sah. Pihaknya menegaskan bahwa sistem seleksi tahun ini sebenarnya sudah dikawal secara berlapis oleh berbagai instansi pengawas.
“Pembukaan Posko Pengaduan SPMB merupakan salah satu tugas DPRD dalam melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan SPMB. Dinas Pendidikan Provinsi Kepri sendiri juga membuka layanan pengaduan resmi, di mana pengawasan ketat secara paralel telah dilaksanakan oleh Inspektorat Daerah, tim pengawas Polda Kepri, Ombudsman RI Perwakilan Kepri, hingga Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP),” tulis perwakilan Tim SPMB Disdik Kepri dalam keterangan resminya, Jumat (3/7/2026).
Minta Masyarakat Sertakan Data Valid saat Melapor
Merespons keluhan para wali murid di lapangan mengenai indikasi ketidaksesuaian data verifikasi jarak radius zonasi sekolah pada situs sispmb.kepriprov.go.id, Disdik Kepri meminta masyarakat tidak sekadar melempar opini. Pihak panitia membuka pintu selebar-lebarnya bagi warga yang ingin melakukan sanggahan teknis, dengan catatan wajib membawa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.
“Jika ada laporan terkait ketidaksesuaian pelaksanaan SPMB dengan ketentuan yang berlaku, masyarakat silakan langsung melapor ke Dinas Pendidikan Provinsi Kepri dengan menyampaikan data laporan yang valid,” tegas pihak panitia penyelenggara.
Akomodasi Siswa yang Gugur, Tahap 2 Dibuka 6–8 Juli
Menjawab aspirasi publik dan masukan dari berbagai elemen masyarakat yang mendesak adanya kesempatan kedua bagi calon siswa yang gugur di jalur prestasi maupun afirmasi, Disdik Kepri membawa kabar baik. Pemerintah daerah dipastikan akan membuka pendaftaran SPMB Tahap 2 dalam waktu dekat.
Sesuai linimasa yang dirilis, pendaftaran SPMB Tahap 2 ini akan dibuka selama tiga hari, mulai Senin, 6 Juli hingga Rabu, 8 Juli 2026 secara daring (online).
“Tahap 2 ini diperuntukkan bagi calon murid yang belum tertampung atau belum mendapatkan sekolah pada fase awal. Nantinya, para calon siswa ini akan diterima dan dialokasikan pada sekolah-sekolah negeri yang masih memiliki sisa ketersediaan daya tampung,” pungkas Tim SPMB Disdik Kepri.
Dengan adanya kepastian pembukaan tahap kedua ini, Disdik Kepri berharap ketegangan di tengah masyarakat dapat mereda, serta menjamin hak seluruh anak daerah di Kepulauan Riau untuk mendapatkan akses pendidikan yang adil dan merata. (*/red)


