JAKARTA, SAMUDERAKEPRI — Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka menjadi momen bersejarah bagi kelompok petani dan buruh. Presiden Prabowo Subianto secara khusus mengundang sejumlah perwakilan pekerja lapangan tersebut untuk menghadiri langsung upacara kenegaraan pada 17 Agustus 2026 mendatang.
Penerima undangan tersebut di antaranya Darim Juanda dan Nuroni yang merupakan petani asal Kabupaten Karawang, serta Bambang Edi Nurudin dan Sarip Mujianto selaku buruh pabrik.
Apresiasi Tinggi bagi Pengabdi Sektor Pertanian
Darim Juanda, yang telah 14 tahun menjadi petani di Karawang, mengaku sangat terharu dan tidak menyangka bisa mendapatkan kesempatan emas menginjakkan kaki di Istana Negara.
“Perasaan saya begitu mendapat surat undangan dari Bapak Presiden Prabowo untuk mengikuti upacara kemerdekaan Republik Indonesia sangat terharu. Terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo yang telah mengundang kami sebagai wakil para petani,” ujar Darim.
Rasa gembira senada diungkapkan Nuroni (57), petani Karawang yang telah 30 tahun mengolah sawah. Ia mengaku bangga karena profesi petani mendapat tempat dan apresiasi terhormat dalam gelaran HUT RI di tingkat nasional.
Kebanggaan Besar Bagi Keluarga Buruh
Sementara itu, Bambang Edi Nurudin, buruh di kawasan Jakarta Timur yang telah bekerja selama 23 tahun, mengibaratkan undangan kenegaraan ini sebagai kado istimewa seumur hidup.
Sarip Mujianto, buruh yang mengabdi sejak 2010, turut menyampaikan apresiasi mendalam kepada Presiden Prabowo Subianto atas perhatian nyata terhadap kaum pekerja. Pengalaman langka ini menjadi kebanggaan besar yang akan dibagikan kepada keluarga di kampung halaman.
Kehadiran perwakilan petani dan buruh dalam perayaan kemerdekaan di Istana Merdeka mempertegas bentuk pengakuan negara atas dedikasi serta kontribusi elemen pekerja dalam menopang perekonomian bangsa. (*)





