Houston (SAMUDERAKEPRI) – Gelombang pujian dari berbagai media internasional membanjiri Tim Nasional Belanda setelah memetik kemenangan telak 5-1 atas Swedia pada laga kedua di Grup F Piala Dunia. Performa impresif anak asuh Ronald Koeman ini bahkan membuat Oranje mulai diperhitungkan secara serius di beberapa tempat sebagai kandidat kuat juara dunia.
Dinukil dari laporan surat kabar Spanyol Marca, penampilan meyakinkan dalam dua pertandingan fase grup ini dinilai berhasil mengeliminasi keraguan awal yang sempat menerpa Timnas Belanda.
Sorotan tajam tertuju pada Brian Brobbey yang tampil gemilang di Houston dengan menyumbang dua gol. Media Spanyol lainnya, AS, menggambarkan sang penyerang sebagai ‘pria yang menghancurkan Swedia’. Kehadiran Brobbey di lini depan dinilai mampu membuka ruang secara optimal bagi para penyerang Oranje lainnya.
“Dia menarik para bek seperti nyamuk yang terpikat lampu,” tulis AS dalam ulasannya.
Dominasi tersebut juga diakui oleh media Italia, La Gazzetta dello Sport, yang menjuluki sang striker sebagai ‘The Beast’. Berdasarkan data performanya yang begitu dominan, surat kabar Italia tersebut menyarankan Brobbey untuk menghapus angka 1 dari nomor punggung 19 miliknya dan hanya mempertahankan angka 9. La Gazzetta dello Sport kini meyakini Belanda memiliki kapasitas penuh untuk melaju jauh hingga menjadi juara dunia.
Kejeniusan taktis Ronald Koeman turut mendapat pengakuan. Menurut laporan The Guardian, keputusan Koeman menurunkan Brobbey sebagai starter terbukti jitu dan meredam tekanan yang sempat mengarah kepadanya. Penyerang tersebut dinilai sulit dihentikan oleh barisan pertahanan Swedia berkat perpaduan antara kekuatan fisik, teknik, dan kemampuan penyelesaian akhir yang mumpuni.
Kendati demikian, catatan evaluasi tetap diberikan oleh The Athletic. Analisis mereka menyebutkan bahwa dari segi pertahanan, Belanda masih harus melakukan perbaikan merujuk pada beberapa momen goyah saat menghadapi Swedia. Namun, jika raksasa Eropa ini mampu mempertahankan level permainannya setelah sebelumnya sempat dipertanyakan pasca-laga melawan Jepang, mereka dipastikan menjadi penantang gelar yang sangat serius.
Aspirasi tinggi Oranje ini turut diamati oleh BBC. Sebagai tim yang memegang rekor tiga kali menjadi runner-up dan kerap dianggap hanya sebagai pemain pendukung, BBC melihat adanya determinasi kuat dari Koeman untuk memutus tren tersebut dan mengantarkan timnya menuju kejayaan tertinggi di Piala Dunia. (*)


