HONG KONG – SUNeVision Holdings Ltd. (SEHK: 1686), raksasa penyedia pusat data (data centre) terbesar di Hong Kong sekaligus sayap teknologi dari Sun Hung Kai Properties Limited (SHKP), sukses menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Selasa (30/6/2026). Dalam rapat tersebut, pemegang saham independen secara bulat menyetujui seluruh resolusi biasa terkait transaksi afiliasi berkelanjutan (continuing connected transactions) perusahaan.
Dilansir dari rilis pers resmi SUNeVision melalui Media OutReach Newswire pada Rabu (1/7/2026), momentum RUPSLB ini juga dimanfaatkan oleh jajaran manajemen untuk memaparkan pembaruan strategis mengenai komitmen klien baru skala besar serta percepatan lini linimasa pembangunan fasilitas flagship mereka, MEGA IDC.
Okupansi MEGA IDC Fase 1 Melonjak hingga 70 Persen
Merespons pertanyaan para pemegang saham, manajemen SUNeVision mengonfirmasi adanya lonjakan permintaan yang kuat dan berkelanjutan terhadap kapasitas pusat data premium miliknya. Sentimen positif ini diperkuat oleh keberhasilan perusahaan mengamankan pesanan baru dalam volume besar dari satu pelanggan tunggal utama (major single customer) untuk menempati MEGA IDC Fase Satu.
Proses migrasi dan masuknya perangkat operasional pelanggan (customer move-in) tersebut dijadwalkan bakal dimulai pada akhir tahun 2026 ini. Jika komitmen ini telah terimplementasi sepenuhnya, tingkat keterisian (occupancy rate) MEGA IDC Fase Satu diproyeksikan meroket tajam dari yang semula hanya berada di angka 30% menjadi kisaran 70%.
Di samping itu, perusahaan mencatat tingginya minat dari jaringan calon pelanggan potensial lainnya untuk mengisi sisa ruang yang tersedia di dua lantai sisa pada MEGA IDC Fase Satu. Momentum komersial yang masif ini didorong secara langsung oleh percepatan adopsi aplikasi kecerdasan buatan (AI) serta ekspansi infrastruktur komputasi awan (cloud computing) yang terus meluas di kawasan Asia Pasifik.
Percepat Pembangunan Fase 2 dan 3 untuk Target Operasional 2028
Guna mengantisipasi akselerasi permintaan pasar ritel digital dan mendukung pipa jalur pelanggan (customer pipeline) yang terus tumbuh, manajemen SUNeVision resmi mengambil langkah taktis untuk mempercepat (fast-tracking) megaproyek pembangunan MEGA IDC Fase Dua dan Fase Tiga. Manajemen menargetkan kedua fasilitas tambahan tersebut sudah dapat beroperasi penuh secara komersial pada tahun 2028 mendatang.
SUNeVision menyatakan sangat optimistis terhadap prospek jangka panjang layanan pusat data premium di Hong Kong. Berbekal infrastruktur mutakhir, kapasitas mumpuni yang dapat ditingkatkan (scalable), serta ekosistem konektivitas serat optik (dark fibre) yang padat melalui jaringan MEGA Campus, perusahaan memantapkan posisinya sebagai hub informasi regional terdepan dan pintu gerbang strategis menuju pasar Tiongkok daratan. (*)


