📤 Bagikan Berita Ini:

LOMBOK TIMUR, SAMUDERAKEPRI — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melaksanakan penanaman bawang putih serentak di 14 wilayah Polda, menggelar panen raya, serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), Rabu (19/8/2026).

Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata Polri dalam mempercepat pencapaian swasembada bawang putih nasional guna menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto di tengah ketidakpastian situasi global.

Penanaman Serentak di 59 Polres

Penanaman serentak tersebut mencakup lahan seluas 279,5 hektare yang tersebar di 59 wilayah hukum Polres serta melibatkan 110 kelompok tani dengan total 2.174 petani, dengan estimasi potensi hasil panen mencapai 2.795 ton.

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa langkah ini diambil untuk memperkuat kemandirian pangan nasional sesuai arahan kepala negara.

“Bapak Presiden selalu menekankan bahwa di tengah situasi eskalasi global yang tidak menentu seperti ini, kita semua harus mandiri, khususnya di bidang ketahanan pangan,” ujar Kapolri.

Polda NTB tercatat sebagai wilayah dengan area penanaman terluas mencapai 120 hektare dengan potensi produksi 1.200 ton, disusul Polda Sumatera Selatan seluas 81 hektare (potensi 810 ton), serta Polda Jawa Barat seluas 44,58 hektare (potensi 445,8 ton). Penanaman serupa juga dilangsungkan di jajaran Polda Jateng, Lampung, Sumut, NTT, Jatim, Sumbar, Aceh, Bengkulu, Bali, Sulsel, dan Jambi, sementara tiga Polda lainnya yakni Sulut, Sulbar, dan Sulteng dijadwalkan menyusul pada September serta Oktober 2026.

Target Lahan dan Bantuan Alsintan

Berdasarkan penugasan dari Kementerian Pertanian, Polri memperoleh target total lahan seluas 4.840 hektare. Hingga kini, seluas 2.593,1 hektare (sekitar 54 persen) telah terverifikasi di 17 Polda dan 66 Polres. Selain perluasan lahan, Polri turut menggelar panen raya di area seluas 105 hektare di Sembalun yang melibatkan 287 petani dengan proyeksi hasil 1.050 ton.

Dalam kesempatan tersebut, Polri juga menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) berupa 90 unit traktor tangan, satu unit traktor roda empat, lima unit pompa air tenaga surya, 19 paket pompa air, serta 17 ton pupuk Phonska Nitroku guna mendongkrak produktivitas petani lokal. (*)

📤 Bagikan Berita Ini: