SAMUDERAKEPRI, KARIMUN — Kepala Desa Gemuruh, Kecamatan Kundur Barat, Ari Supriadi Nurfaizal, S.E., menyatakan dukungan penuh atas inisiatif Bupati Karimun, Ing Iskandarsyah, yang menggandeng instansi vertikal untuk memperjuangkan skema fasilitas khusus perjalanan bagi masyarakat Kabupaten Karimun yang hendak menuju Malaysia. Langkah strategis ini ditempuh dengan mengedepankan penguatan kearifan lokal sebagai pertimbangan utama dalam penetapan kebijakan kawasan perbatasan.
Ari menjelaskan bahwa wilayah kepulauan Kabupaten Karimun memiliki keterikatan historis, sosial, budaya, kekeluargaan, serta kegiatan ekonomi yang sangat kuat dengan negara tetangga. Menurutnya, mobilitas warga perbatasan tergolong tinggi untuk memenuhi berbagai kebutuhan vital, mulai dari silaturahmi antaranggota keluarga, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga transaksi perdagangan lokal. Karena itu, penyesuaian regulasi yang memberikan kemudahan ruang gerak masyarakat dinilai sangat mendesak dengan tetap mematuhi hukum dan aturan keimigrasian yang berlaku.
- DPC HNSI Anambas Serahkan SK Definitif Ranting Siantan Utara, Arman Resmi Jabat Ketua Periode 2026-2030
- Bawa Nama Baik Daerah, Ratusan Atlet Batam Siap Berlaga di 30 Cabor Porprov Kepri VI
- Samudera Kepri Serahkan Bukti Investigasi, Polisi Bidik Dugaan Kelalaian Medis dan Administrasi RSUD Palmatak
- Hadiri Media Gathering BEI Kepri, Wartawan Samudera Kepri Dukung Literasi Pasar Modal di Batam
- Hari Santri Nasional 2026 di Batam: Firmansyah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPC Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (PAPDESI) Kabupaten Karimun, Ari mengimbau seluruh jajaran pemerintah desa di wilayah setempat untuk bersatu dalam menyampaikan aspirasi ini ke tingkat pemerintah pusat. Sementara itu, selaku Ketua DPD Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) Kabupaten Karimun, ia menegaskan bahwa kemudahan akses lintas batas akan mendorong pertumbuhan perekonomian maritim serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan secara signifikan.
Ia menegaskan kesiapan seluruh elemen masyarakat desa dan pesisir untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Karimun serta jajaran instansi terkait dalam mengawal kebijakan ini. Melalui rakor lintas sektor yang telah berlangsung, Ari optimistis akan tercipta kesamaan persepsi dalam menempatkan kearifan lokal perbatasan sebagai dasar regulasi nasional, sehingga Kabupaten Karimun dapat semakin tangguh sebagai gerbang terdepan Indonesia yang maju, aman, dan sejahtera. (Hendrik)


