Kamis, Agustus 13, 2026
- Advertisement -spot_img

Citra Polri Naik Jadi 71,5 Persen, Habib Syakur: Buah dari Kerja Nyata

Pilihan Editor

Redaksi
Redaksihttps://www.samuderakepri.co.id/
Ronny Paslan adalah seorang jurnalis investigasi senior, praktisi media, dan profesional teknologi digital pers yang berbasis di Tanjungpinang, Kepulauan Riau.Sebagai pendiri sekaligus Pemimpin Redaksi jaringan digital Media Samudera Kepri, beliau mendedikasikan rekam jejaknya pada penegakan transparansi anggaran publik, data-driven journalism, serta pengawalan aktif sengketa keterbukaan informasi di tingkat regional.Melalui pembentukan AJID, beliau berkomitmen membangun infrastruktur pers masa depan di Kepri yang memadukan ketajaman investigasi dengan inovasi digital mutakhir—termasuk arsitektur CMS berkinerja tinggi hingga tata kelola desentralisasi Web3—sambil memastikan perlindungan hukum dan kedaulatan penuh bagi setiap insan pers profesional.
- Advertisement -
🎧 Gelar Fakta Audio

Jakarta (SAMUDERAKEPRI) – Hasil survei nasional terbaru yang dirilis oleh Litbang Kompas menunjukkan tren positif yang signifikan terkait indeks kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Dilansir dari rilis resmi Humas Polri, lompatan persentase kepuasan publik ini mendapat apresiasi tinggi dari Inisiator Gerakan Nurani Kebangsaan (GNK), Habib Syakur Ali Mahdi, yang menilai pencapaian tersebut merupakan buah manis dari reformasi kultural dan kerja nyata kepolisian.

Riset berkala Litbang Kompas yang diselenggarakan pada medio 9–18 April 2026 tersebut melibatkan sedikitnya 1.200 responden yang tersebar di berbagai wilayah melalui metode wawancara tatap muka. Hasilnya, tingkat kepercayaan masyarakat kepada Korps Bhayangkara melesat menyentuh angka 82,4 persen, meningkat tajam dibanding capaian tahun 2025 yang berada di level 76,2 persen. Selaras dengan itu, nilai citra kelembagaan Polri juga terdongkrak naik dari 64,4 persen menjadi 71,5 persen.

Habib Syakur Ali Mahdi menegaskan bahwa lonjakan angka statistik ini menjadi indikator valid bahwa masyarakat di akar rumput kian merasakan dampak instan dari kehadiran polisi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan publik. Peningkatan ini tidak diraih secara instan, melainkan lewat konsistensi perbaikan sistem pelayanan dan keterbukaan korps terhadap kritik publik.

“Saya mengapresiasi Polri atas meningkatnya kepercayaan publik sebagaimana tergambar dalam hasil survei Litbang Kompas. Kepercayaan masyarakat merupakan sesuatu yang tidak bisa diperoleh secara instan, tetapi dibangun melalui kerja nyata, pelayanan yang baik, dan kehadiran aparat di tengah masyarakat,” ujar Habib Syakur Ali Mahdi.

Lebih lanjut, tokoh nasional ini mengingatkan agar capaian prima ini tidak membuat jajaran kepolisian cepat berpuas diri. Sebaliknya, hasil survei komprehensif ini wajib dijadikan stimulan energi positif bagi seluruh personel dari tingkat Mabes hingga Polsek urban untuk terus memacu profesionalisme kerja, mengedepankan tindakan humanis, serta menjaga integritas penuh di lapangan. Tingginya modal kepercayaan dari publik ini diyakini akan memperkokoh sinergitas antara polisi dan warga dalam menjaga stabilitas keamanan nasional di era digitalisasi. (*)

- Catatan Redaksi -Penerbitan laporan informasi ini tunduk pada koridor hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Media Samudera Kepri menjamin dan melayani Hak Jawab serta Hak Koreksi secara proporsional bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh materi pemberitaan ini demi menegakkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru