SAMUDERAKEPRI, BELAKANGPADANG — Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam, Erlita Amsakar, menekankan pentingnya pembentukan karakter generasi muda dengan mengimbau para pelajar untuk menghindari segala bentuk perundungan (bullying) serta bersikap bijak di ruang digital. Pesan tersebut disampaikan Erlita saat memberikan materi dalam agenda Pembinaan Budi Pekerti bagi kalangan siswa di Kecamatan Belakangpadang, Batam, pada Kamis (30/7/2026).
Erlita menyatakan bahwa penguatan budi pekerti memegang peranan krusial dalam mencetak generasi penerus yang unggul. Di samping mengejar capaian akademis, para pelajar dituntut memiliki akhlak mulia, sifat jujur, kedisiplinan, rasa tanggung jawab, serta sikap saling menghormati. Menurutnya, pencapaian ilmu pengetahuan yang tinggi wajib diselaraskan dengan kebaikan moral agar lingkungan sekolah menjadi tempat belajar yang aman dan kondusif bagi seluruh siswa.
- DPC HNSI Anambas Serahkan SK Definitif Ranting Siantan Utara, Arman Resmi Jabat Ketua Periode 2026-2030
- Bawa Nama Baik Daerah, Ratusan Atlet Batam Siap Berlaga di 30 Cabor Porprov Kepri VI
- Samudera Kepri Serahkan Bukti Investigasi, Polisi Bidik Dugaan Kelalaian Medis dan Administrasi RSUD Palmatak
- Hadiri Media Gathering BEI Kepri, Wartawan Samudera Kepri Dukung Literasi Pasar Modal di Batam
- Hari Santri Nasional 2026 di Batam: Firmansyah Dorong Santri Kuasai Teknologi dan Berinovasi
Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Erlita turut mendorong para pelajar untuk mengoptimalkan jejaring media sosial secara sehat dan produktif. Ia berpesan agar platform digital tidak digunakan untuk menyebarkan berita bohong (hoax), melainkan dimanfaatkan sebagai sarana untuk membagikan informasi positif yang menginspirasi, termasuk menyebarluaskan program kemasyarakatan Pemerintah Kota Batam, seperti fasilitas beasiswa pendidikan.
Melalui kegiatan pembinaan budi pekerti ini, TP-PKK Kota Batam berharap nilai-nilai karakter mulia dapat tertanam dengan kuat dalam diri para peserta didik. Penanaman moralitas sejak dini diharapkan mampu melahirkan SDM cerdas dan berakhlak mulia yang siap memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Batam. (*)


