⚡ Ringkasan 1 Menit
Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra menggelar audiensi strategis dengan jajaran manajemen PT McDermott guna membahas sinkronisasi investasi, perizinan Amdal, serta kepatuhan pajak BPHTB.
PT McDermott memperluas komitmen penyerapan tenaga kerja lokal melalui kemitraan dengan 8 SMK dan 5 perguruan tinggi, serta mencatatkan lonjakan rekrutmen pekerja disabilitas dari 5 orang menjadi 32 orang tahun ini.
Pemko Batam mendesak korporasi multinasional tersebut untuk memperkuat investasi sosial di sektor pendidikan guna memastikan generasi muda tempatan memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri global.
BATAM, SAMUDERAKEPRI — Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima audiensi jajaran pimpinan PT McDermott di Ruang Kerja Wali Kota Batam, Kamis (20/8/2026). Pertemuan tingkat tinggi ini membedah sejumlah agenda strategis lintas sektor, mulai dari ketentuan pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), percepatan integrasi dokumen Amdal, hingga penguatan kontribusi nyata industri terhadap pembangunan daerah.
Kehadiran korporasi multinasional di Batam dinilai krusial tidak hanya dalam aspek penanaman modal, tetapi juga sebagai motor penggerak pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas tenaga kerja tempatan agar tercipta pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Sinergi Pendidikan dan Penyerapan Tenaga Kerja Lokal
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra secara khusus mendesak PT McDermott untuk memperluas kontribusinya di bidang pendidikan. Kemitraan strategis antara dunia industri dan pemerintah daerah dinilai sangat mendesak untuk membekali generasi muda Batam dengan keahlian yang kompetitif.
“Kalau bisa, bantu kami juga terkait pendidikan. Kami ingin anak-anak Batam memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan pengetahuan dan keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri,” ujar Li Claudia.
Menanggapi hal tersebut, Chief Operations Specialist McDermott, Thomas A. Labrie, memaparkan langkah konkret perusahaan dalam menyelaraskan dunia pendidikan dengan kebutuhan pasar kerja. McDermott telah menjalin kemitraan dengan delapan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan lima perguruan tinggi di Batam dan Kepulauan Riau melalui penyelarasan kurikulum, transfer pengetahuan, hingga pelatihan bagi guru dan dosen. Selain itu, komitmen terhadap inklusivitas sosial dibuktikan dengan peningkatan rekrutmen tenaga kerja penyandang disabilitas yang melonjak signifikan dari 5 orang pada tahun lalu menjadi 32 orang pada tahun ini.
Percepatan Investasi dan Pengembangan Infrastruktur
Selain fokus pada pengembangan SDM, audiensi ini juga membahas rencana ekspansi fasilitas fisik perusahaan, termasuk proyek pendalaman dan pelebaran pelabuhan. Pihak manajemen McDermott berharap dukungan penuh dari Pemko Batam guna mempercepat proses perizinan dan realisasi investasi di lapangan.
Wali Kota Batam Amsakar Achmad menyambut positif seluruh komitmen dan rencana pengembangan tersebut. Pemko Batam dipastikan akan terus menjaga iklim investasi yang kondusif melalui jalur komunikasi yang terbuka, guna memastikan setiap investasi memberikan dampak luas terhadap peningkatan kualitas infrastruktur, pendidikan, serta kesejahteraan masyarakat Batam. (*)


