📤 Bagikan Berita Ini:

⚡ Ringkasan 1 Menit

Presiden Prabowo Subianto melakukan peninjauan langsung ke lokasi karhutla di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, untuk memastikan upaya pemadaman dan mitigasi bencana berjalan optimal. Ia memberikan instruksi tegas kepada menteri dan jajaran terkait untuk menangani karhutla secara cepat, terkoordinasi, dan terukur. Peninjauan lapangan ini juga bertujuan untuk memberikan dukungan moril kepada petugas dan warga yang terdampak, serta memastikan implementasi arahan strategis penanganan karhutla di lapangan. Langkah ini merupakan komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat proses pemadaman dan memitigasi meluasnya kebakaran hutan.

KUBU RAYA, SAMUDERAKEPRI — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau langsung lokasi terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Limbung, Kabupaten Kubu Raya, Provinsi Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026). Peninjauan lapangan ini dilakukan sesaat setelah Kepala Negara memimpin rapat terbatas di Pangkalan TNI AU Supadio guna memastikan upaya pemadaman dan mitigasi bencana berjalan optimal.

Setibanya di lokasi, Presiden Prabowo tampak menyusuri langsung area lahan yang hangus terbakar. Ia memantau dari dekat kondisi lingkungan yang terdampak serta proses penanganan titik api yang tengah diupayakan oleh tim petugas gabungan.

Instruksi Cepat Penanganan Titik Api
Di tengah peninjauan tersebut, Presiden memberikan instruksi tegas kepada sejumlah menteri dan jajaran terkait yang turut mendampinginya. Prabowo menekankan pentingnya penanganan karhutla yang dieksekusi secara cepat, terkoordinasi, dan terukur.

Arahan ini bertujuan agar kobaran api dapat segera dikendalikan secara efektif sehingga eskalasi kebakaran tidak merembet dan meluas ke wilayah lain yang berisiko.

Apresiasi Petugas dan Sapa Warga Terdampak
Selain memantau teknis operasional pemadaman, kehadiran Kepala Negara juga ditujukan untuk memberikan dukungan moril. Presiden Prabowo secara langsung menghampiri dan menyapa para petugas yang tengah berjibaku memadamkan api. Langkah ini menjadi wujud nyata apresiasi dan perhatian serius pemerintah terhadap kerja keras seluruh unsur yang terlibat di garis depan.

Tidak hanya berinteraksi dengan para petugas, Presiden turut meluangkan waktu untuk berdialog dan menyapa warga sekitar yang berada di kawasan terdampak karhutla. Interaksi tersebut dilakukan untuk mendengar dan melihat secara langsung situasi sosial masyarakat setempat di tengah krisis asap dan kebakaran.

Langkah proaktif Presiden turun langsung ke lokasi bencana merupakan wujud komitmen pemerintah pusat untuk memastikan seluruh arahan strategis penanganan karhutla diimplementasikan dengan efektif di lapangan. Hingga saat ini, pemerintah terus mengerahkan berbagai instrumen dan sumber daya guna mempercepat proses pemadaman sekaligus memitigasi meluasnya kebakaran hutan di daratan Kalimantan. (*)

📤 Bagikan Berita Ini: