SAMUDERAKEPRI, JAKARTA β Komitmen Pemerintah Kota (Pemko) Batam dalam mempercepat akselerasi transformasi digital birokrasi meraih pengakuan di kancah nasional. Pemko Batam berhasil melangkah hingga ke babak final Askompsi Digital Leadership Government (ADLG) Awards 2026 untuk kategori Sekretariat Daerah Kota, bersaing ketat dengan empat kota lainnya, yaitu Surakarta, Malang, Bogor, dan Bitung.
Keberhasilan menembus babak final ini diraih setelah Pemko Batam melewati tahapan seleksi Self Assessment serta Executive Visitasi. Puncaknya, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Firmansyah, hadir secara langsung menyampaikan pemaparan pada sesi penilaian akhir Executive Leadership Panel di Swiss-Belresidences Kalibata, Jakarta, Kamis (6/8/2026). Ajang kenegaraan yang diselenggarakan Asosiasi Komunikasi dan Informatika Provinsi Seluruh Indonesia (ASKOMPSI) bersama Inixindo Jogja ini turut didukung penuh oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
- Sekda Batam Firmansyah Tegaskan Digitalisasi Birokrasi Bukan Sekadar Banyak Aplikasi
- Bangun Ekosistem Etik di Sekolah dan Kampus, KPK Perkuat Pendidikan Antikorupsi
- Tangani Dampak Badai dan Banjir di Padang, Polisi Terjunkan Tim Pemulihan Psikologis Warga
- Hadiri Silaturahmi Guru Sekupang, Pemko Batam Validasi Data 4.877 Tenaga Pendidik
- Gelar KPK Mengajar di Pelosok NTT, KPK Edukasi 150 Siswa SDM Anduwatu Sumba Timur
Dalam pemaparannya, Firmansyah menegaskan bahwa keikutsertaan Batam bukan sebatas mengejar penghargaan, melainkan cermin keseriusan daerah dalam membangun sistem birokrasi yang adaptif, terintegrasi, dan berbasis data. Menurutnya, indikator utama keberhasilan transformasi digital tidak diukur dari seberapa banyak aplikasi yang diluncurkan, melainkan dari kelajuan kerja pemerintah, kepresisian pengambilan keputusan, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan publik.
Ia menguraikan bahwa tata kelola digital harus diterapkan secara menyeluruhβmulai dari proses perencanaan, pengambilan kebijakan, pengawasan pembangunan, hingga pelayanan masyarakat. Arah transformasi ini selaras dengan visi kepemimpinan Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif dan responsif. Penilaian pada Executive Leadership Panel sendiri mencakup berbagai aspek strategis, seperti Data Driven Government, sistem kerja digital, orkestrasi lintas perangkat daerah, hingga penerapan Artificial Intelligence Government (AI Government) demi mewujudkan smart government yang berdampak langsung bagi masyarakat. (*)
