Senin, Juni 29, 2026

BPJS Ketenagakerjaan Memastikan Terdapat Peserta Menjadi Korban Longsor Serasan

Pilihan Editor

- Advertisement -
🎧 Gelar Fakta Audio

Samuderakepri.co.id, Tanjungpinang – BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang memastikan terdapat peserta yang menjadi Korban Longsor di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna.

Dimana hingga hari ini menurut laporan Div Humas Polri, korban akibat bencana tersebut adalah 33 orang meninggal dunia dan 21 orang masih dinyatakan hilang.

Dari jumlah tersebut, diketahui terdapat 4 korban meninggal dunia yang merupakan peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Ini membuat BPJS Ketenagakerjaan bergerak cepat untuk memastikan keluarga atau ahli waris segera mendapatkan hak dan manfaat peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang Sunjana Achmad membenarkan hal tersebut dan saat ini BPJS ketenagakerjaan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait jika terdapat korban tambahan.

“Semoga para korban yang dirawat dapat segera pulih dan bagi korban meninggal, keluarganya diberi kekuatan dan ketabahan dan para pengungsi selalu sehat,”harapnya, Jum’at (10/3/2023).

BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang dan Natuna akan membuka sementara posko layanan capat tanggap di pulau serasan untuk mempermudah layanan kepada peserta yang membutuhkan di Serasan Kabupaten Natuna.

Untuk informasi lebih lanjut, ahli waris peserta BPJS ketenagakerjaan dapat menghubungi Tim Layanan Cepat Tanggap BPJS Ketenagakerjaan Natuna di Line Telepon 0811704464.(red).

- Catatan Redaksi -Penerbitan laporan informasi ini tunduk pada koridor hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Media Samudera Kepri menjamin dan melayani Hak Jawab serta Hak Koreksi secara proporsional bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh materi pemberitaan ini demi menegakkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru