⚡ Ringkasan 1 Menit
Ribuan masyarakat memadati Lapangan Indra Sakti untuk menghadiri gelaran Belakang Padang Bershalawat Jilid 2, yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Amsakar mengajak warga untuk meneladani akhlak dan sifat-sifat mulia Rasulullah SAW sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari. Acara ini juga mengangkat tema “Mempererat Rasa Kasih Sayang dan Persaudaraan di Era Digitalisasi Menuju Batam Maju”, yang menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan di tengah kemajuan teknologi informasi. Amsakar berharap semangat keagamaan dan kebersamaan ini terus terjaga demi mewujudkan Batam sebagai daerah yang senantiasa mendapat keberkahan.
BATAM, SAMUDERAKEPRI — Ribuan masyarakat memadati Lapangan Indra Sakti, Kecamatan Belakang Padang, untuk menghadiri gelaran Belakang Padang Bershalawat Jilid 2 dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, Sabtu (5/9/2026) malam.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, hadir langsung di tengah masyarakat dan mengajak seluruh warga untuk terus meneladani akhlak serta sifat-sifat mulia Rasulullah SAW sebagai pedoman utama dalam kehidupan sehari-hari.
“Ketika kita memperbincangkan Rasulullah SAW, kita memperbincangkan sosok Al Amin, penutup para rasul dan suri teladan yang baik bagi kita semua,” ujar Amsakar.
Amsakar menegaskan bahwa kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW tidak hanya diwujudkan lewat seremonial peringatan semata, melainkan dengan membumikan ajaran beliau serta senantiasa membasahi lisan melalui pembacaan shalawat.
Perkuat Kasih Sayang dan Ukhuwah di Era Digital
Mengangkat tema “Mempererat Rasa Kasih Sayang dan Persaudaraan di Era Digitalisasi Menuju Batam Maju”, Amsakar menilai pesan yang diusung sangat relevan dengan dinamika sosial masyarakat modern saat ini. Menurutnya, pesatnya kemajuan teknologi informasi wajib diimbangi dengan penguatan nilai-nilai kebersamaan dan persaudaraan.
Ia menekankan bahwa keberhasilan serta kemajuan Kota Batam tidak semata-mata diukur dari kemegahan pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi, melainkan juga dari kokohnya kualitas hubungan sosial antarwarga.
“Tema yang diangkat ini adalah tema yang paling relevan. Di tengah era digitalisasi, bagaimana kita tetap mempererat kasih sayang dan persaudaraan. Batam harus maju, tetapi kemajuan itu harus tetap dibangun dengan kebersamaan,” terangnya.
Semarak Tausiah dan Apresiasi Pawai
Suasana keagamaan di pulau yang berbatasan langsung dengan Singapura tersebut berlangsung syahdu dan semarak saat gema shalawat dilantunkan bersama. Acara ini turut diisi dengan penyampaian tausiah oleh penceramah Muhammad Aldiansyah atau yang akrab disapa Gus Aldi.
Rangkaian acara diakhiri dengan penyerahan penghargaan dan hadiah kepada Masjid Nurul Huda yang berhasil keluar sebagai juara pertama dalam ajang Pawai Belakang Padang Bershalawat Jilid 2. Amsakar berharap semangat keagamaan dan kebersamaan ini terus terjaga demi mewujudkan Batam sebagai daerah yang senantiasa mendapat keberkahan. (*)


