Amsakar-Li Claudia Berkomitmen Perluas Lapangan Kerja dan Pendidikan Anak Hinterland

Pilihan Editor

- Advertisement -
🎧 Gelar Fakta Audio

SAMUDERAKEPRI, BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menghadiri agenda silaturahmi tatap muka bersama jajaran ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat di Kecamatan Galang. Dilansir dari rilis resmi Humas Diskominfo Batam pada Selasa (14/7/2026), kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Camat Galang tersebut dimanfaatkan sebagai wadah dialog interaktif untuk menyerap aspirasi sekaligus memperkuat jalur komunikasi langsung antara jajaran pemerintah dan warga setempat.

Sejumlah persoalan penting mengemuka dalam dialog terbuka tersebut, mulai dari tuntutan peningkatan kesejahteraan nelayan pesisir, penyediaan lapangan kerja bagi generasi muda lokal, akselerasi pembangunan infrastruktur jalan, hingga perluasan akses dan fasilitas pendidikan di kawasan Galang dan Rempang. Perwakilan tokoh masyarakat Galang, Safii, berharap agar putra-putri tempatan mendapat porsi prioritas lebih besar untuk diakomodasi sebagai tenaga kerja di berbagai perusahaan yang beroperasi di Batam. Menanggapi hal tersebut, perwakilan LPM Galang, Suherman, mengapresiasi langkah konkret Pemko Batam yang telah membuka peluang kerja bagi anak-anak Galang di PT Moya Indonesia serta mengusulkan pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) baru di Rempang Eco-City guna mencetak lulusan yang siap bersaing di dunia industri.

Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa pola dialog terbuka ini merupakan bentuk tata kelola pemerintahan baru di era kepemimpinannya bersama Li Claudia Chandra yang berbasis pada kebutuhan riil warga di lapangan. Terkait atensi terhadap masyarakat pesisir, Amsakar menyatakan komitmennya untuk terus memperkuat berbagai program pemberdayaan, mulai dari penguatan fasilitas sarana pendukung hingga perluasan akses pasar hasil tangkapan nelayan. Pemko Batam juga memastikan akan memperjuangkan hak anak-anak daerah agar menjadi prioritas utama penyerapan tenaga kerja pada setiap investasi atau badan usaha yang masuk ke Batam.

Di sektor penyiapan mutu SDM jangka panjang, Amsakar memaparkan bahwa pada tahun ini Pemerintah Kota Batam telah berhasil memfasilitasi pengiriman lima anak hinterland untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, meskipun terdapat satu orang yang mengundurkan diri, serta meloloskan 30 anak hinterland lainnya di Politeknik Negeri Batam. Sebagai langkah keberlanjutan, Pemko Batam kini tengah merancang pembangunan Sekolah Rakyat Merah Putih Terintegrasi yang akan dilengkapi dengan fasilitas SMK berstandar internasional. Sementara pada sektor infrastruktur, peningkatan kualitas akses dan konektivitas jalan di kawasan Galang dipastikan akan menjadi prioritas utama guna memperlancar mobilitas sekaligus mendongkrak laju pertumbuhan ekonomi wilayah hinterland. (*)

- Catatan Redaksi -Penerbitan laporan informasi ini tunduk pada koridor hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Media Samudera Kepri menjamin dan melayani Hak Jawab serta Hak Koreksi secara proporsional bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh materi pemberitaan ini demi menegakkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru