SAMUDERAKEPRI, BATAM — Pemerintah Kota (Pemko) Batam bersama Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Batam mengintensifkan langkah percepatan penurunan angka stunting melalui optimalisasi pelayanan terpadu di Posyandu. Komitmen tersebut diwujudkan lewat gelaran Kampanye Hidup Sehat yang dirangkaikan dengan Pencanangan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Mawar 46, Bengkong Sadai, Jumat (7/8/2026).
Ketua TP-PKK Kota Batam, Erlita Amsakar, mengungkapkan bahwa kegiatan intervensi serentak ini merupakan bagian dari gerakan nasional untuk memperkuat pencegahan kasus stunting secara terpadu. Pelaksanaan di lapangan mencakup pengukuran tinggi dan penimbangan berat badan balita, pemantauan tumbuh kembang, penyuluhan gizi, serta pemberian layanan kesehatan terpadu. Sasaran program ini ditujukan secara menyeluruh mulai dari calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, bayi di bawah dua tahun (baduta), hingga anak usia balita.
- Cegah Stunting Sejak Dini, Pemko Batam dan TP-PKK Maksimalkan Peran Posyandu
- Wujudkan Mimpi Anak Pulau Kuliah di Kampus Top, Pemko Batam Salurkan Beasiswa Prioritas
- Eks Petinggi Zurich Indonesia, Stephen Dipercaya Emban Jabatan CEO Aon Indonesia
- Tinjau Inovasi BRIN di Istana, Presiden Prabowo Jajal Langsung Alat Pengolahan Air Darurat
- Sekda Batam Firmansyah Tegaskan Digitalisasi Birokrasi Bukan Sekadar Banyak Aplikasi
Erlita menegaskan bahwa deteksi dini terhadap persoalan gizi menjadi kunci agar penanganan medis maupun edukasi pola makan keluarga dapat dilakukan secara cepat dan tepat sasaran. Keberhasilan upaya penurunan stunting, menurutnya, menuntut sinergi dan keterlibatan aktif dari seluruh elemen masyarakat, bukan sekadar tugas pemerintah semata.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemko Batam, Nurzalie, menyampaikan bahwa pembangunan daerah harus berjalan beriringan dengan penyediaan infrastruktur fisik dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM). Pemko Batam menempatkan pencegahan stunting sebagai prioritas strategis demi melahirkan generasi masa depan yang sehat, produktif, dan memiliki daya saing tinggi. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat diharapkan semakin meningkat di tingkat keluarga. (*)
