SAMUDERAKEPRI, BATAM — Wali Kota Batam sekaligus Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Amsakar Achmad, secara resmi membuka ajang Wali Kota Batam Open Karate Championship II Tahun 2026 di Nagoya Citywalk, Lubukbaja, Sabtu (1/8/2026). Dalam gelaran tersebut, Amsakar menegaskan pentingnya penyelenggaraan kompetisi secara berkesinambungan sebagai fondasi utama untuk melahirkan atlet karate berprestasi yang mampu bersaing di kancah daerah, nasional, hingga internasional.
Amsakar memberikan apresiasi tinggi kepada Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI) Provinsi Kepulauan Riau dan FORKI Kota Batam atas konsistensinya dalam menjaga pembinaan olahraga pada tahun kedua pelaksanaan kegiatan ini. Ia memaparkan bahwa capaian prestasi tidak dapat diraih secara instan, melainkan ditopang oleh 4 pilar utama: kompetisi yang diselenggarakan secara rutin, program latihan terukur, tata kelola organisasi yang profesional, serta peran pelatih yang mampu menciptakan iklim pembinaan yang kondusif.
- Menyambut HUT Ke-81 RI, Polsek Kundur Bagikan Ratusan Bendera Merah Putih Gratis
- Pembuka HUT Ke-81 RI, 100 Ribu Jemaah Padati Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas
- Buka Rangkaian HUT ke-81 RI, Doa Lintas Agama Digelar di Monas
- Kapolri Cup 2026, Jenderal Sigit Berhadapan dengan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia
- Buka Kejuaraan Karate Wali Kota Batam II, Amsakar Beberkan 4 Pilar Prestasi Atlet
Selain aspek teknis, Amsakar mengimbau panitia, wasit, dan juri untuk menjaga integritas dengan menjalankan tugas secara adil dan objektif. Kepada para atlet, ia meminta untuk menampilkan performa terbaik sembari menjunjung tinggi nilai sportivitas dan pembentukan karakter. Pembukaan kejuaraan ini ditandai secara simbolis dengan pemukulan gong oleh Wali Kota Batam.
Melalui turnamen ini, Pemerintah Kota Batam berharap iklim pembinaan olahraga karate dapat terus berkelanjutan. Langkah ini dinilai efektif untuk melahirkan generasi muda bertalenta yang tidak hanya tangguh secara fisik dan teknik bertanding, tetapi juga memiliki kedisiplinan serta karakter mental yang kuat. (*)
