SAMUDERAKEPRI, BATAM – Masyarakat Kecamatan Lubukbaja memberikan apresiasi mendalam atas komitmen Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, beserta Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra. Kinerja duet kepemimpinan ini dinilai sukses dalam merealisasikan berbagai program prioritas yang memberikan manfaat secara langsung bagi hajat hidup masyarakat. Dilansir dari rilis resmi Humas Diskominfo Batam pada Selasa (14/7/2026), apresiasi tersebut disampaikan langsung dalam agenda silaturahmi bersama Ketua RT, RW, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Lubukbaja di Hotel AP Premier, Batuampar, Senin (13/7/2026) malam.
Tokoh Masyarakat Lubukbaja, Zulkifli Ismail, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas respons cepat pemerintah daerah dalam menangani krisis air bersih di kawasan Tanjunguma lewat penyaluran bantuan mobil tangki air. Selain itu, warga menyambut baik langkah percepatan pembangunan jaringan pipa menuju Tanjunguma yang ditargetkan rampung pada akhir tahun ini. Warga juga memuji progres penyelesaian sertifikasi kawasan Kampung Tua seluas 22 hektare yang berjalan jauh lebih baik berkat dukungan penuh Pemerintah Kota Batam. Sementara itu, tokoh masyarakat lainnya, Suyatno, menyampaikan apresiasi atas keaktifan Amsakar-Li Claudia yang intens turun ke lapangan hingga malam hari demi memastikan keamanan fasilitas publik.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Wali Kota Batam Amsakar Achmad menegaskan bahwa aspek pelayanan masyarakat senantiasa menempati prioritas utama pemerintah. Ia menginstruksikan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk bergerak cepat menindaklanjuti setiap persoalan lingkungan yang dilaporkan melalui perangkat RT dan RW. Amsakar memastikan segala hal yang telah dijanjikan kepada masyarakat akan ditunaikan secara bertahap sesuai dengan kapasitas kemampuan keuangan pemerintah daerah.
Dalam dialog tatap muka tersebut, Amsakar memaparkan sejumlah program yang telah berhasil direalisasikan, di antaranya pemberian baju seragam sekolah gratis bagi siswa tingkat SD dan SMP, baik di sekolah negeri maupun swasta untuk memangkas beban ekonomi keluarga. Pemko Batam juga memberikan beasiswa penuh bagi puluhan mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu dan wilayah hinterland. Di sektor perlindungan sosial, alokasi jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja rentan terus diperluas mencakup profesi pengemudi ojek, penambang pancung, hingga pengemudi becak. Sebagai bentuk penghargaan atas kontribusi pembangunan di tingkat bawah, Pemko Batam juga telah menyalurkan insentif kepada total 24.348 perangkat masyarakat yang meliputi Ketua RT, Ketua RW, imam masjid, hingga guru TPQ. (*)


