SAMUDERAKEPRI, NEW YORK – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan komitmen Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia melalui partisipasi aktif dalam United Nations Chiefs of Police Summit (UNCOPS) 2026 di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Delegasi Polri yang dipimpin oleh Kadivhubinter Polri, Irjen Pol. Amur Chandra, mewakili Kapolri dalam forum strategis tersebut.
Dalam sesi pembahasan visi masa depan kepolisian PBB, Irjen Pol. Amur Chandra memaparkan rekam jejak Indonesia sebagai salah satu negara kontributor polisi terbesar (Top Police Contributing Countries). Sejak tahun 1989, sebanyak 3.536 personel Polri telah diterjunkan dalam berbagai misi perdamaian dunia.
“Kontribusi Polri dalam misi perdamaian dunia merupakan wujud nyata komitmen Indonesia untuk menghadirkan keamanan sebagai fondasi pembangunan dan kesejahteraan global,” ujar Irjen Pol. Amur Chandra, Kamis (9/7/2026).
Indonesia juga membagikan keberhasilan dalam mencapai Level 3 United Nations Peacekeeping Capability Readiness System (UNPCRS), yang menunjukkan kesiapan tinggi dalam mendukung unit polisi (Formed Police Unit). Selain itu, Polri terus berfokus pada pengembangan Indonesia Mission Training Centre (IMTC) sebagai pusat pelatihan bertaraf internasional, sekaligus mendorong keterlibatan polisi perempuan dalam posisi kepemimpinan misi perdamaian.
UNCOPS 2026 menyoroti tiga agenda krusial: inovasi teknologi dan AI dalam tugas kepolisian, penguatan kerja sama internasional melawan kejahatan transnasional, serta visi kepolisian PBB di masa depan. Polri menekankan bahwa penggunaan teknologi digital harus tetap selaras dengan prinsip supremasi hukum dan hak asasi manusia.
Keikutsertaan Polri dalam forum ini tidak hanya sekadar mengirim personel, tetapi juga sebagai sarana diplomasi kepolisian internasional untuk berbagi pengalaman praktik terbaik (best practice) dalam membangun kepolisian yang profesional dan adaptif. Langkah ini memperkokoh posisi Indonesia sebagai mitra strategis global dalam menciptakan keamanan dan stabilitas dunia. (*)


