
Anambas, Kepulauan Riau, SK.co.id – Jauh sebelum peluncuran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) nasional oleh Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, SD Negeri 007 Muntai di Desa Teluk Siantan, Kecamatan Siantan Tengah, Kabupaten Kepulauan Anambas, sudah lebih dulu menerapkan kegiatan serupa. Program ini difokuskan untuk meningkatkan kualitas gizi siswa melalui penyediaan makanan sehat dan bergizi seimbang setiap hari.
Kepala Sekolah SD Negeri 007 Muntai, Dewi Sartika, S.Pd.SD, mengungkapkan bahwa inisiatif sekolah ini telah berjalan secara rutin sejak 18 November 2023. “Kegiatan ini sudah kami laksanakan setiap dua minggu sekali, jauh sebelum ada program MBG dari pemerintah pusat,” ujar Dewi saat ditemui di sekolah, Sabtu (4/10/2025).

Menurut Dewi, program Makan Sehat Bergizi ini direncanakan melalui rapat bersama orang tua siswa pada 3 November 2023. Dalam kesepakatan tersebut, setiap siswa diwajibkan membawa makanan sehat dari rumah masing-masing. Kegiatan ini selalu diawali dengan senam bersama dan gotong royong untuk membangun semangat kolaboratif antarwarga sekolah.
Dewi menekankan bahwa makan sehat tidak harus mahal, asal memenuhi gizi seimbang. “Yang penting, makanan tersebut mengandung nutrisi lengkap dari buah, sayur, dan air putih,” tambahnya. Tujuan utama program ini adalah melatih pola hidup sehat pada anak-anak, membiasakan mereka mengonsumsi buah dan sayur, serta minum air putih secara rutin. “Dengan demikian, fisik dan jiwa anak akan lebih kuat. Harapannya, mereka tumbuh menjadi generasi yang hebat di masa depan,” lanjut Dewi.
Meski antusiasme siswa sangat tinggi—”Alhamdulillah, anak-anak sangat semangat mengikuti kegiatan ini,” kata Dewi—sekolah masih menghadapi keterbatasan fasilitas. Saat ini, SD Negeri 007 Muntai hanya memiliki tiga ruang kelas untuk 24 siswa. Namun, hal tersebut tidak menyurutkan semangat guru dan siswa dalam mendukung program pemerintah. “Kami tetap optimis dan siap berkolaborasi dengan inisiatif nasional seperti MBG,” tutup Dewi.
Program MBG nasional sendiri bertujuan memperbaiki status gizi anak sekolah di seluruh Indonesia melalui penyediaan makanan layak konsumsi harian, sebagai bagian dari komitmen pemerintah untuk pembangunan sumber daya manusia unggul. (Jebat)

