Jakarta (SAMUDERAKEPRI) – Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat memberikan pelayanan humanis kepada massa aksi Dewan Pengurus Nasional Koalisi Nasional Reforma Agraria (DPN KNARA) yang menyampaikan aspirasi di depan Gedung DPR/MPR RI pada Senin (22/6/2026).
Dilansir dari Humas Polri, selain melaksanakan pengamanan, personel kepolisian juga membagikan makanan ringan dan minuman kepada para peserta aksi sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum.
Massa aksi dilaporkan tiba di lokasi sekitar pukul 10.48 WIB dengan jumlah kurang lebih 350 orang. Kelompok unjuk rasa tersebut membawa sejumlah sarana aksi, antara lain mobil komando, mobil pikap, spanduk, poster, bendera organisasi, serta berbagai alat peraga lainnya.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Dr. Reynold E.P. Hutagalung, mengatakan bahwa pengamanan kegiatan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Menurutnya, penyampaian pendapat di muka umum merupakan hak konstitusional setiap warga negara yang dijamin oleh undang-undang.
“Polri hadir untuk memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat yang menyampaikan pendapat di muka umum. Kami mengedepankan pendekatan humanis agar kegiatan berlangsung tertib, aman, damai, dan kondusif,” ujar Kombes Pol. Reynold.
Ia menjelaskan, pembagian makanan ringan dan minuman merupakan bagian dari upaya Polri dalam menciptakan suasana yang sejuk dan kondusif selama kegiatan berlangsung. Di samping itu, personel di lapangan juga melakukan pengaturan arus lalu lintas dan aktivitas di sekitar lokasi guna meminimalkan gangguan terhadap masyarakat lainnya.
“Personel yang bertugas telah diarahkan untuk selalu mengedepankan sikap humanis, profesional, dan tidak mudah terpancing. Kami juga mengajak seluruh peserta aksi untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama kegiatan berlangsung,” ungkapnya.
Selama aksi berlangsung, massa menyampaikan aspirasi melalui orasi secara bergantian di depan Gedung DPR/MPR RI. Berkat sinergi antara aparat keamanan dan peserta aksi, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. (*)



