
Kundur, SK.co.id — Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kecamatan Kundur kembali menggelar turnamen sepak bola terbuka bertajuk Kundur Cup 2025. Ajang ini menjadi salah satu kegiatan olahraga terbesar yang digelar komunitas paguyuban di wilayah Kabupaten Karimun.
Turnamen sepak bola bukan hal baru bagi KKSS. Pada era 1980–1990, organisasi ini kerap mengikuti berbagai kompetisi, bahkan pernah mengadakan laga persahabatan dengan tim dari Malaysia.
Ketua panitia pelaksana, Kusniadi, menjelaskan kepada media pada Selasa (10/12) bahwa turnamen tahun ini menggunakan sistem gugur dengan total 64 klub peserta. Pertandingan berlangsung mulai 8 Desember hingga 28 Desember 2025, dipusatkan di Stadion Mini Kundur.
“Turnamen ini akan kami laporkan kepada KONI atau pihak berwenang. Para juara akan mendapatkan medali, trofi, dan uang pembinaan. Juara 1 memperoleh Rp20 juta, juara 2 Rp15 juta, juara 3 Rp10 juta, dan juara 4 Rp5 juta. Selain itu, best player dan top scorer masing-masing mendapat Rp700 ribu,” ujar Kusniadi. Setiap tim dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp500 ribu.

Pembukaan turnamen dilakukan secara resmi oleh Ketua KKSS Kundur, Hj. Rohani, pada 8 Desember lalu. Rohani yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Kepri dari Partai Golkar menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat dan peserta. KKSS Kecamatan Kundur sendiri merupakan bagian dari Badan Pengurus Cabang (BPC).
Gelaran ini mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan. Selain menjadi hiburan masyarakat, turnamen ini diharapkan mampu melahirkan bibit-bibit pesepak bola berprestasi. Dari pantauan di lapangan, sejumlah tim dari luar daerah turut ambil bagian, termasuk dari Provinsi Riau seperti Guntung, Pulau Burung (Kabupaten Inhil), dan Penyalai (Kabupaten Pelalawan).
Ajang ini juga menjadi ruang silaturahmi antar-paguyuban, LSM, dan organisasi masyarakat lainnya yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan olahraga di Kundur.
(hendrik)

