Senin, Juni 22, 2026
More

    Buru DPO Taufik Hidayat, Aktor Abenk Marco Rilis Foto Wajah Pelaku Tanpa Filter di Instagram

    Pilihan Editor

    Bandung (SAMUDERAKEPRI) – Kasus dugaan penyekapan dan penganiayaan sadis yang menimpa seorang perempuan berinisial YTR (29) di Bandung hingga mengakibatkan kebutaan permanen telah memicu gelombang kemarahan publik. Guna mempercepat ruang gerak penangkapan terhadap pelaku berinisial TH (30) alias Taufik Hidayat yang kini resmi masuk Daftar Pencarian Orang (DPO), aktor senior kenamaan Abenk Marco turut turun tangan mengambil tindakan tegas.

    Melalui akun Instagram pribadinya (@abenk_marco), pria yang populer lewat perannya sebagai Cecep dalam sinetron Preman Pensiun ini secara resmi mengunggah foto wajah asli buronan tersebut secara transparan tanpa sensor atau filter. Langkah progresif ini diambil agar partisipasi publik dapat meningkat untuk membantu pihak kepolisian segera meringkus tersangka.

    Dinukil dari rilis unggahan di media sosial resminya pada Senin (22/6/2026), Abenk Marco menegaskan bahwa dirinya sengaja menarik diri dari masa pensiun demi kemanusiaan dan keadilan bagi korban. Ia secara mandiri menginisiasi sebuah sayembara terbuka bagi masyarakat luas dengan menjanjikan hadiah berupa satu unit sepeda motor.

    “Khusus untuk kasus ini, saya cabut dulu status ‘pensiun’, maka dengan ini saya buka: SAYEMBARA TERBUKA!!! Jika ada yang bisa mempertemukan saya secara 4 mata sebelum ditangkap oleh pihak Kepolisian sama mahluk ini, saya kasih hadiah motor,” tulis Abenk Marco dalam pernyataan tertulis di takarir (caption) Instagram miliknya.

    Berdasarkan data koordinasi lapangan yang dihimpun secara mandiri oleh timnya (A.M.C), pelarian buron yang sehari-hari bekerja sebagai debt collector tersebut kini mulai terdesak keluar dari area metropolitan Bandung. Informasi intelijen terkini menunjukkan bahwa tersangka sempat terendus sedang berada dan bersembunyi di sekitar wilayah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Menanggapi komentar geram dari warganet, Abenk Marco mengimbau agar masyarakat tidak main hakim sendiri dan tetap menyerahkan buron tersebut ke jalur hukum dalam kondisi sehat walafiat demi kelancaran proses penyidikan.

    Pihak keluarga korban sendiri telah resmi melaporkan tindakan tidak manusiawi ini ke Kepolisian Daerah Jawa Barat sejak Jumat (12/6/2026) dengan nomor laporan LP/B/1145/VI/2026/SPKT/POLDA JAWA BARAT. Menindaklanjuti laporan itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Hendra Rochmawan menegaskan bahwa tim gabungan masih terus melakukan pengejaran intensif di lapangan terhadap tersangka yang dikenal licin dan kerap berpindah-pindah tempat guna mengelabui petugas.

    Dikutip dari laporan medis dan kesaksian korban di kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo pada Minggu (21/6/2026), YTR berhasil bebas setelah disekap, diisolasi, dan disiksa secara keji oleh kekasihnya selama tiga tahun, terhitung sejak 2023 hingga 2026. Korban menderita luka fisik rusak berat yang sangat ekstrem, meliputi kerusakan struktur wajah, tulang hidung bengkok dihantam benda tumpul, gigi rontok akibat pukulan kursi dan helm, serta bibir robek yang diduga akibat digunting oleh pelaku. Pada bagian tubuh lainnya, terdapat luka sundutan rokok, luka bacok senjata tajam di lutut, hingga luka terbuka bernanah di kepala yang menyebabkan rambut membusuk.

    “Saya ingin dia segera ditangkap. Saya ingin dia merasakan hukuman yang setimpal dan merasakan apa yang selama ini saya rasakan,” ujar YTR dengan suara lirih.

    Meskipun harus menderita cacat permanen dan kehilangan penglihatannya, YTR mengaku sangat lega karena kini sudah dapat kembali ke pelukan kedua orang tuanya. Ia menyimpan harapan besar agar kelak tetap bisa mandiri dengan memiliki usaha sendiri di rumah untuk membantu perekonomian keluarga. Apabila tim gabungan kepolisian berhasil menangkap tersangka, Taufik Hidayat terancam dijerat dengan Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait penganiayaan berat. (*)

    Artikel lainnya

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

    - Advertisement -spot_img

    Artikel terbaru