Hanya 3 Bulan, BUP Kuta Sukses Rehab Total Pelabuhan Apung Urung

Pilihan Editor

- Advertisement -
🎧 Gelar Fakta Audio

KUNDUR UTARA — Langkah taktis berorientasi pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) berhasil ditunjukkan oleh jajaran manajemen baru Badan Usaha Pelabuhan (BUP) unit Kecamatan Kuta (Kundur Utara), Kabupaten Karimun. Hanya dalam kurun waktu kurun waktu sekitar tiga bulan, unit kerja di bawah naungan BUP Karimun ini sukses mencatatkan tren keuntungan usaha yang sehat hingga mampu mendanai pemeliharaan infrastruktur secara mandiri.

Berdasarkan pantauan langsung jurnalis Samudera Kepri, Hendrik, di lapangan pada Selasa (30/6/2026), proses rehabilitasi fasilitas pelabuhan apung (ponton) khusus keberangkatan di Kota Urung tengah digesa secara intensif. Sejumlah pekerja tampak sibuk melakukan perbaikan pada sistem roda berjalan (rolling) jembatan penghubung (trestle) menuju dermaga apung tersebut.

Aktivitas perbaikan infrastruktur vital ini pun menarik perhatian warga serta pengguna jasa maritim di sekitar lokasi, yang bersebelahan langsung dengan pelabuhan kedatangan yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Pemprov Kepri).

Kepala tukang yang akrab disapa Gombloh, yang didatangkan langsung dari Kecamatan Kundur (Tanjungbatu), membenarkan bahwa pengerjaan proyek pemeliharaan ini dilakukan secara menyeluruh dan bertahap.

“Selain membetulkan roda jembatan yang macet, nantinya kami juga akan merehab tiang-tiang penyangga termasuk pagar pengaman pelabuhan. Semua dikerjakan bertahap, Bang,” ujar Gombloh kepada awak media, Selasa (30/6/2026).

Komitmen Menata Gerbang Ekonomi Kota Urung

Saat dikonfirmasi, Pimpinan BUP Kecamatan Kuta, Reza, S.T., tidak menampik bahwa anggaran yang dialokasikan dari pos pendapatan internal untuk proyek pemeliharaan ini menelan biaya hingga puluhan juta rupiah. Namun, langkah ini dinilai krusial karena pelabuhan merupakan urat nadi sekalgus wajah terdepan wilayahnya.

“Pelabuhan Urung ini adalah pintu masuk awal dari arah laut menuju kota. Akses pelabuhan harus mantap dan kokoh agar mobilitas masyarakat, baik anak sekolah yang sedang berlibur maupun para pedagang durian antar-pulau serta pasokan sembako, dapat berjalan lancar. Kami juga memperketat pengelolaan kebersihan demi kenyamanan mata pengguna jasa, biar elok dipandang,” terang Reza.

Apresiasi dari Tokoh Pemuda Daerah

Keberhasilan team work baru BUP Kuta di bawah komando Reza dalam menggenjot pendapatan dan merealisasikan perawatan aset ini mendapat apresiasi positif dari tokoh pemuda setempat, Arma Gianto, S.E.

Ia memaparkan bahwa program peningkatan kelayakan ponton keberangkatan ini sebenarnya merupakan rencana kerja dari pengurus BUP periode sebelumnya yang sempat tertunda akibat kendala operasional.

“Kita butuh sinergitas untuk mengawal skala prioritas pembangunan seperti ini. Pengganti pimpinan BUP Kecamatan Kuta saat ini terbukti cukup piawai dan jeli. Hanya dalam beberapa bulan, pendapatan yang dikelola tim pimpinan Reza langsung bisa dialokasikan untuk membenahi pelabuhan apung ini. Semoga aset daerah Kabupaten Karimun ini tetap jaya,” pungkas Arma Gianto. (Hendrik)

- Catatan Redaksi -Penerbitan laporan informasi ini tunduk pada koridor hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Media Samudera Kepri menjamin dan melayani Hak Jawab serta Hak Koreksi secara proporsional bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh materi pemberitaan ini demi menegakkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru