BP2KKJ Siap Menyambut Tim Kajian Akademis dari Umrah Tanjungpinang

Pilihan Editor

- Advertisement -
🎧 Gelar Fakta Audio

Anambas, SK.co.id – Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ) Pusat mengadakan pertemuan dengan para tokoh masyarakat Pulau Jemaja di Kedai Kopi Zuly Refi Yanti. Pertemuan ini bertujuan untuk menyambut kedatangan tim kajian akademis dari Umrah Tanjungpinang dan membahas perjuangan pembentukan Kabupaten Kepulauan Jemaja yang baru, memisahkan diri dari Kabupaten Induk Anambas. Sabtu, 29 Juni 2024.

Pertemuan dihadiri oleh para camat, kepala desa, BPD, pengusaha, dan berbagai tokoh masyarakat. Acara dipimpin oleh Wakil Ketua Satu A.Sani S.Pd karena Ketua dan Sekretaris berhalangan hadir.

Badan Perjuangan Pembentukan Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ) Siap Menyambut Tim Kajian Akademis dari Umrah Tanjungpinang

Antoni, Ketua Bidang Humas BP2KKJ, mengungkapkan bahwa perjuangan ini bukan hanya milik segelintir pengurus, tetapi milik seluruh masyarakat Pulau Jemaja. Dukungan moril dan materil dari para tokoh masyarakat sangat diapresiasi.

“Perjuangan tanpa materi yang kuat mustahil, begitu juga sebaliknya. Terima kasih kepada semua, mungkin kita cuma berharap balasan dari Allah SWT. Kalau kita belum tentu dapat apa dari perjuangan sudah banyak contohnya, tapi itu bukanlah jadi hambatan bagi kami pengurus pusat untuk berhenti merangkul tokoh dan masyarakat Pulau Jemaja sampai kabupaten kepulauan Jemaja ini benar-benar terjadi,” ujar Antoni.(*)

- Catatan Redaksi -Penerbitan laporan informasi ini tunduk pada koridor hukum Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik. Media Samudera Kepri menjamin dan melayani Hak Jawab serta Hak Koreksi secara proporsional bagi pihak-pihak yang merasa dirugikan oleh materi pemberitaan ini demi menegakkan akuntabilitas dan keterbukaan informasi publik.

Artikel lainnya

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

- Advertisement -spot_img

Artikel terbaru