TANJUNGPINANG — Perjuangan Kafilah Kota Batam untuk mempertahankan takhta juara umum pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) resmi dimulai. Sebanyak 24 peserta utusan terbaik Batam dijadwalkan turun bertanding dalam babak penyisihan yang berlangsung di enam arena perlombaan yang tersebar di Kota Tanjungpinang, Senin (6/7/2026).
Sejak pukul 08.00 WIB, para duta Al-Qur’an asal Batam ini mulai bersaing di berbagai cabang musabaqah yang diperlombakan. Cabang-cabang tersebut meliputi golongan Tilawah Al-Qur’an, Qira’at Mujawwad, Qira’at Murattal, Tahfiz Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an Bahasa Indonesia, Fahmil Al-Qur’an, hingga cabang bergengsi Seni Kaligrafi Al-Qur’an.
Sebar Kekuatan di 6 Arena Perlombaan
Untuk mengamankan poin maksimal di babak awal ini, Kafilah Kota Batam menyebarkan para peserta terbaiknya di enam titik lokasi arena musabaqah yang telah ditetapkan oleh panitia provinsi:
- Astaka Utama Gedung LAM Kepulauan Riau.
- Aula SMP Negeri 4 Tanjungpinang.
- Masjid Miftahul Falah Ganet.
- Masjid Agung Al-Hikmah.
- Hotel CK.
- Hotel Bintan Plaza (BP).
Guna menjaga fokus dan menjamin kelancaran para peserta saat unjuk kebolehan di atas panggung, tim official, jajaran pelatih, serta tim medis dan akomodasi pendukung tampak melekat memberikan pendampingan penuh di setiap lokasi perlombaan.
Mental Bertanding Sudah Matang lewat Pemusatan Latihan
Sekretaris Daerah Kota Batam yang juga menjabat sebagai Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kota Batam, Firmansyah, menegaskan bahwa seluruh rombongan kafilah berada dalam kondisi prima. Persiapan matang yang telah dilalui para peserta, baik dari segi penguasaan materi musabaqah maupun kemandirian mental bertanding, didapatkan dari program pembinaan serta pemusatan latihan (training center) intensif yang digelar jauh-jauh hari.
Firmansyah menilai, kesiapan mental menjadi salah satu kunci krusial agar para qari dan qariah mampu bersaing secara sehat, tenang, sportif, serta mampu mengeluarkan kemampuan terbaik demi mengharumkan nama Kota Batam di level Provinsi Kepulauan Riau.
“Alhamdulillah, seluruh peserta siap memberikan penampilan terbaik. Kami memohon doa dan dukungan masyarakat Batam agar ikhtiar ini membuahkan hasil terbaik dan Kota Batam kembali meraih gelar juara umum,” ungkap Firmansyah penuh optimisme, Senin (6/7/2026).
Sikap optimistis yang diusung oleh LPTQ ini menjadi perwujudan nyata dari komitmen berkelanjutan Pemerintah Kota Batam dalam mencetak generasi Qurani yang unggul, berdaya saing tinggi, dan konsisten menorehkan prestasi gemilang di tingkat regional maupun nasional. (*)




