📤 Bagikan Berita Ini:

⚡ Ringkasan 1 Menit

Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dengan tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”. Bupati Roby Kurniawan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Bintan sebagai daerah yang layak bagi anak, dengan memastikan hak-hak anak terpenuhi dan melindungi mereka dari kekerasan dan eksploitasi. Ia juga menitipkan pesan kepada para orang tua dan tenaga pendidik untuk menjadi garda terdepan pelindung anak dan menciptakan ruang keluarga yang hangat dan penuh kasih sayang. Peringatan HAN ini diharapkan menjadi refleksi nyata bagi pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk melindungi hak-hak anak.

BINTAN, SAMUDERAKEPRI — Pemerintah Kabupaten Bintan menggelar peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tingkat kabupaten yang dipusatkan di Ballroom Bintan Pearl Beach Resort, Teluk Bakau, pada Kamis (30/7/2026).

Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bintan, Roby Kurniawan, didampingi Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Bintan, Ronny Kartika. Tahun ini, perayaan HAN mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”.

Dalam sambutannya, Bupati Roby Kurniawan menegaskan bahwa peringatan HAN tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Ia mendorong agar momentum ini menjadi refleksi nyata bagi pemerintah, keluarga, dan masyarakat untuk memastikan hak-hak anak terpenuhi serta melindungi mereka dari kekerasan, diskriminasi, dan eksploitasi.

“Pemerintah Kabupaten Bintan terus berkomitmen menjadikan Bintan sebagai daerah yang layak bagi anak. Ini diwujudkan dengan memastikan anak mendapat hak pendidikan yang layak, kesehatan, gizi yang baik, serta perlindungan dari perundungan dan pengaruh negatif di lingkungan digital,” tegas Roby.

Bupati juga menitipkan pesan khusus kepada para orang tua dan tenaga pendidik untuk menjadi garda terdepan pelindung anak. Ia mengajak mereka untuk menjadi pendengar yang baik dan menciptakan ruang keluarga yang hangat, penuh kasih sayang, serta jauh dari tindak kekerasan.

Hal senada disampaikan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bintan, Hafizha Rahmadhani, yang menyoroti peran sentral keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk karakter anak.

Hafizha mengajak seluruh pihak untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, dunia usaha, dan elemen masyarakat. Tujuannya adalah menciptakan ruang pengasuhan yang optimal sejak dini, memastikan kecukupan gizi, serta menanamkan nilai-nilai moral dan akhlak yang kuat.

“Harapan kita, anak-anak Bintan dapat tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, percaya diri, berkarakter, dan memiliki kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” pungkas Hafizha. (*)

(Tim Redaksi)

📤 Bagikan Berita Ini: