Warga Jemaja Timur Tagih Janji Pemprov Kepri Terkait Perbaikan Jalan Letung-Kuala Maras

0
70
Warga Jemaja Timur Tagih Janji Pemprov Kepri Terkait Perbaikan Jalan Letung-Kuala Maras

ANAMBAS, SamuderaKepri – Kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Letung menuju Kuala Maras di Kecamatan Jemaja Timur hingga kini belum kunjung tuntas. Hal ini memicu kekecewaan dari tokoh masyarakat dan perangkat desa setempat yang menilai pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut terkesan lambat.

Wirasman, anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Jemaja Timur, menyatakan bahwa wilayahnya merupakan titik krusial mobilisasi lintas kecamatan hingga provinsi. Menurutnya, Jemaja Timur adalah gerbang masuk utama melalui berbagai jalur transportasi.

“Kami adalah wajah depan. Ada Bandara, Pelabuhan Ro-Ro, Pelabuhan Perintis, hingga akses kapal feri cepat. Sudah sewajarnya Pemerintah Provinsi Kepri peka dengan kondisi ini. Fasilitas umum seperti jalan dan listrik harus menjadi prioritas utama,” ujar Wirasman saat memberikan keterangan, Minggu, (1/2/2026).

Wirasman menambahkan bahwa kritik yang disampaikan masyarakat merupakan bagian dari demokrasi untuk mengingatkan pemimpin atas janji-janji politiknya. Ia membandingkan beban APBD/APBN yang dikucurkan untuk jalan sepanjang kurang lebih 20 KM tersebut masih sangat minim dibandingkan daerah lain.

“Kami tidak menuntut banyak. Jalan kami hanya sekitar 20 kilometer, namun persentase anggaran yang masuk masih sangat kecil. Sebagai garda terdepan mobilisasi antar-pulau di NKRI, akses ini bukan kepentingan pribadi, tapi kepentingan mobilitas negara,” tegasnya.

Menghambat Ekonomi dan Keselamatan Senada dengan Wirasman, Izwar Ikrum, seorang pengusaha lokal di Jemaja Timur, turut mengeluhkan dampak buruk dari rusaknya infrastruktur jalan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Menurut Izwar, kondisi jalan yang rusak parah tidak hanya mengancam keselamatan pengendara, tetapi juga mencekik pertumbuhan ekonomi lokal.

“Jalan yang rusak bertahun-tahun ini sangat menghambat mobilisasi orang dan barang. Biaya angkut jadi mahal dan risiko kecelakaan tinggi. Ini jelas menghambat pertumbuhan ekonomi di wilayah kami,” kata Izwar.

Masyarakat Jemaja Timur berharap Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau segera merealisasikan pembangunan jalan Letung-Kuala Maras secara tuntas pada tahun anggaran mendatang agar ketimpangan infrastruktur di wilayah perbatasan tidak semakin melebar.

(Red)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses