Kamis, Maret 26, 2026
More

    KRI Prabu Siliwangi-321 Tiba di Dermaga 107 Tanjung Priok, Perkuat Alutsista TNI AL

    Pilihan Editor

    JAKARTA, SAMUDERAKEPRI.CO.ID – Benteng pertahanan maritim Indonesia kembali mendapat suntikan kekuatan yang sangat signifikan. Kapal perang tercanggih di kelasnya, KRI Prabu Siliwangi-321, resmi menyandarkan lambungnya di Dermaga 107 Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Kamis (26/3) pukul 10.00 WIB.

    Kedatangan kapal jenis korvet/fregat ringan buatan galangan kapal Fincantieri, Spezia, Italia ini disambut dengan tradisi khas TNI AL. Pantauan visual di lokasi (Gambar 7) menunjukkan pengamanan ketat di dermaga, di mana personel TNI AL dan petugas pelabuhan mensterilkan area sandar di sekitar superstruktur kapal yang gagah dan modern.

    Rute Panjang dan Ujian Ketahanan KRI Prabu Siliwangi-321 menempuh perjalanan lintas samudra yang sangat panjang dari Italia. Menghindari jalur konflik konvensional, kapal ini memilih rute memutar yang menantang, mengarungi Samudra Atlantik, melintasi perairan Australia, sebelum akhirnya memasuki wilayah kedaulatan Indonesia melalui Selat Sunda. Pelayaran ini sekaligus menjadi ajang uji ketahanan (endurance) bagi kru dan mesin kapal buatan Eropa tersebut.

    Detail Spesifikasi dan Teknologi ‘Stealth’ Sebagai kapal kelas PPA (Pattugliatore Polivalente d’Altura), KRI Prabu Siliwangi-321 membawa revolusi teknologi bagi armada TNI AL. Berdasarkan detail superstruktur kapal (Gambar 8), terlihat menara radar terintegrasi (integrated mast) dan berbagai sensor canggih yang modern, jauh mengungguli korvet generasi sebelumnya.

    Beberapa keunggulan teknisnya meliputi:

    • Desain Siluman: Lambung kapal dirancang khusus untuk meminimalisir deteksi radar lawan (low radar cross-section).
    • Sistem Pendorong CODAG: Kombinasi Diesel dan Gas yang memungkinkannya melaju hingga kecepatan maksimal 32 knot, sangat lincah untuk operasi pengejaran.
    • Persenjataan: Dilengkapi Meriam Utama Oto Melara 127mm dan 76mm, serta kemampuan pertahanan udara dan anti-kapal jarak menengah yang mematikan.

    Makna Nama dan Penempatan Strategis Nama “Prabu Siliwangi” dipilih bukan tanpa alasan. Nama ini merepresentasikan kewibawaan dan kesaktian pelindung nusantara di masa lampau, yang kini termanifestasi dalam wujud kapal perang modern. Papan nama tembaga bertuliskan “KRI PRABU SILIWANGI” (Gambar 8) telah terpasang rapi, menandakan kesiapannya untuk beroperasi.

    Kehadiran KRI ini diproyeksikan untuk menjaga wilayah kedaulatan strategis, khususnya dalam meningkatkan intensitas patroli di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang sering menjadi titik rawan pencurian ikan dan pelanggaran batas wilayah. Setelah Sandar, kapal ini akan menjalani proses administrasi final sebelum diserahterimakan secara resmi kepada jajaran Komando Armada (Koarmada). (red)

    Artikel lainnya

    TINGGALKAN KOMENTAR

    Silakan masukkan komentar anda!
    Silakan masukkan nama Anda di sini

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses

    Artikel terbaru